Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

PKB: Kami Berusaha Hadir di Tengah Masyarakat, Terutama Saat Pandemi

Marzuki berharap kegiatan ini dapat mengikat hati masyarakat dengan PKB. Paling tidak, kata dia, masyarakat mengenal

PKB: Kami Berusaha Hadir di Tengah Masyarakat, Terutama Saat Pandemi
istimewa
PKB Klaten. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, KLATEN- Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Klaten bagikan ratusan takjil dan nasi box kepada pedagang kaki lima, tukang becak, pejalan kaki, dan pengguna sepeda ontel yang melintas di Alun-alun Klaten. Pembagian takjil dan nasi box dimulai pukul 16.30 sampai 17-00.

"Kami sengaja memilih alun-alun sebagai lokasi pembagian tajil dan nasi box lantaran alun-alun merupakan tempat orang lewat. Terbukti, dalam waktu tidak lama, takjil dan nasi box habis terbagi," kata Sekretaris DPC PKB Klaten, Marzuki, Kamis (6/5/2021).

Marzuki berharap kegiatan ini dapat mengikat hati masyarakat dengan PKB. Paling tidak, kata dia, masyarakat mengenal kerja-kerja yang dilakukan PKB Klaten selama pandemi Covid-19.

Baca juga: Gelar Buka Puasa Bersama, DPC PKB Klaten Bertekad Tingkatkan Perolehan Suara

"PKB akan selalu berusaha hadir di tengah-tengah masyarakat, apalagi dalam situasi pandemi yang serba sulit. Semoga yang dilakukan PKB dapat meringankan beban masyarakat," ucap Marzuki.

Menurut Marzuki, kegiatan pembagian takjil dan nasi box sesuai dengan ajaran Islam. Di mana, kata dia, pahala berbagi sama dengan pahala orang berpuasa.

"Kegiatan pembagian takjil dan nasi box ini merupakan solidaritas para pengurus DPC, terutama Ketua DPC PKB Klaten, Bambang Susanto, dan para pengurus lainnya. Sama sekali tidak menggunakan uang kas partai," tuturnya.

Baca juga: Tidak Khawatir Kehadiran Partai Ummat, Politikus PKB: Kami Memiliki Akar Rumput yang Kuat

Kata Marzuki, setiap pengurus memberikan sumbangan yang berbeda-beda, mulai dari kolak pisang, roti, nasi, dan lainnya.

"Sumbangan yang mereka berikan, kita jadikan satu, kemudian kita berikan kepada masyarakat yang melintas di alun-alun Klaten. Terutama pedagang kaki lima dan tukang becak," ujarnya.

Penulis: chaerul umam
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas