Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Mudik Lebaran 2021

Polisi: Volume Arus Mudik ke Jawa Barat Turun 100 Persen

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Polisi Istiono menyampaikan volume kendaraan berhasil ditekan selama pelarangan mudik

Polisi: Volume Arus Mudik ke Jawa Barat Turun 100 Persen
TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Diperiksa - Aparat gabungan TNI dan Polri memeriksa kendaraan yang memasuki perbatasan yang menghubungkan wilayah Jateng dan DIY, Rabu (12/5/21).Setidaknya ada 14 titik penyekatan yang di lakukan Polda Jateng, hampir 70.000 lebih sudah dilakukan pemerikasaan terhadap kendaraan di perbatasan Jawa Tengah. Kendaraan yang sudah diperiksa tersebut, kendaraan yang akan masuk kewilayah Jawa Tengah. Hal ini di lakukan sesuai anjuran pemerintah, agar bisa menekan dan mencegah penyebaran Covid 19 di Wilayah Jateng dari pemudik yang masuk ke Jawa Tengah. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Polisi Istiono menyampaikan volume kendaraan berhasil ditekan selama pelarangan mudik lebaran 2021.

Ia menyampaikan posko penyekatan larangan mudik lebaran diklaim berhasil menekan jumlah pemudik yang ingin kembali ke kampung halaman

Bahkan, kata Istiono, kendaraan pemudik dari Jakarta menuju ke Jawa Barat menurun hingga 100 persen.

"Volume arus mudik kemarin turun yang menuju Jawa lebih kurang 74 persen, yang menuju Jawa Barat turun 100 persen, menuju Merak turun 45 persen," kata Istiono dalam keterangannya, Sabtu (15/5/2021).

Dia mengutip data Kementerian Perhubungan yang memperkirakan hanya ada 1,5 juta pemudik yang lolos ke kampung halaman. Jumlah tersebut jauh dari perkiraan awal yang mencapai 23 juta pemudik.

Baca juga: Pemudik yang Balik ke Jakarta Wajib Tes PCR dan Antigen

"Artinya kesadaran masyarakat sudah bagus dan langkah-langkah tindakan untuk melakukan pencegahan, baik melalui sosialisasi maupun langkah penyekatan di lapangan, sangat efektif untuk dilakukan," tukas dia.

Sebagai informasi, Polri membentuk 381 titik posko penyekatan untuk menghalau warga yang ingin mudik pada 6-17 Mei 2021. Posko ini nantinya juga akan diperpanjang hingga 24 Mei 2021 mendatang.
 

Ikuti kami di
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas