Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bursa Capres

Ganjar Tak Diundang di Pengarahan Puan, Pengamat: Bukan Tak Mungkin Ada Benturan Soal Capres PDIP

Pangi Syarwi Chaniago menilai tak diundangnya Ganjar Pranowo di acara pengarahan Puan kental kaitannya dengan Capres PDIP 2024 mendatang.

Ganjar Tak Diundang di Pengarahan Puan, Pengamat: Bukan Tak Mungkin Ada Benturan Soal Capres PDIP
Instagram @ganjar-pranowo dan @endro_dc
Ganjar Pranowo dan Puan Maharani/Pangi Syarwi Chaniago menilai tak diundangnya Ganjar Pranowo di acara pengarahan Puan kental kaitannya dengan Capres PDIP 2024 mendatang. 

TRIBUNNEWS.COM - Tidak diundangnya Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo dalam pengarahan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Puan Maharani akhir pekan lalu, mengundang tanda tanya.

Diketahui, arahan tersebut disampaikan kepada kepala daerah setingkat bupati dan wali kota dan kader PDIP di Jawa Tengah.

Ganjar pun telah mengonfirmasi dirinya tidak diundang dalam acara yang diselenggarakan Sabtu (22/5/2021) di Semarang itu.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, menilai hal itu kental kaitannya dengan calon presiden (Capres) yang diusung PDIP di 2024 mendatang.

"Bukan tidak mungkin sudah mulai ada benturan di dalam, soal Capres PDIP 2024," ungkap Pangi kepada Tribunnews.com, Selasa (25/5/2021).

Analis Politik Sekaligus Direktur Esksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago
Analis Politik Sekaligus Direktur Esksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago (Istimewa)

Baca juga: Elektabilitas Ganjar Lebih Tinggi Dari Puan, PDIP: Belum Ada Pertempuran, Itu Bisa Bergerak Berubah

"Agak ganjil menurut saya Mas Ganjar nggak diundang padahal semua kepala daerah diundang se-Jawa Tengah, gubernurnya tidak," imbuhnya.

Menurut Pangi, Ganjar dan Puan menjadi dua nama yang potensial menjadi Capres PDIP.

"Jadi bisa juga alasan kepentingan Pilpres," ungkapnya.

Menurut Pangi, PDIP fokus kepada Puan.

"Tapi melihat elektabilitas Ganjar punya kans lebih dibandingkan Puan, tapi PDIP katanya elektabilitas bukan menjadi patokan," ujarnya.

Baca juga: Nama-nama yang Dikaitkan di Tengah Polemik Ganjar Pranowo dan PDIP: Sandiaga hingga Rudy

Halaman
123
Penulis: Wahyu Gilang Putranto
Editor: Gigih
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas