Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Apa Keistimewaan Gerhana Bulan Total yang Terjadi Hari Ini? Berikut Penjelasan Peneliti ITB

Gerhana bulan total akan terlihat di langit Indonesia pada Rabu 26 Mei 2021 hari ini.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Apa Keistimewaan Gerhana Bulan Total yang Terjadi Hari Ini? Berikut Penjelasan Peneliti ITB
Mint
Fenomena Gerhana Bulan Total hari ini merupakan hal yang sangat spesial karena terjadi 195 tahun sekali. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gerhana bulan total akan terlihat di langit Indonesia pada Rabu 26 Mei 2021 hari ini.

Mengutip dari laman Institut Teknologi Bandung (ITB) www.itb.ac.id, fenomena ini bisa terjadi karena matahari, bumi, dan bulan, berada dalam posisi sejajar. 

Hal ini dikarenakan bulan bergerak mengelilingi bumi sesuai orbit atau garis edar.

Seorang peneliti di Observatorium Bosscha, Yatny Yulianty mengatakan bahwa peristiwa gerhana bulan merupakan peristiwa yang bersiklus sehingga bisa terjadi berulang, lantaran ketiga benda dalam sistem tata surya tersebut bergerak dengan keharmonisan.

"Jadi gerhana bulan merupakan sebuah fenomena alam yang akan berulang dan sekarang sudah bisa dengan sangat baik diprediksi kapan akan terjadi lagi, kapan gerhana bulan berikutnya terjadi, dimana kita bisa melihatnya, itu sudah sangat bisa diprediksi secara astronomi," kata Yatny.

Baca juga: Live Streaming Pengamatan Gerhana Bulan Total dari Berbagai Daerah: Langka, Terjadi 195 Tahun Sekali

Gerhana bulan tahun ini, diprediksi akan terjadi sebanyak dua kali. 

Rekomendasi Untuk Anda

Diantaranya gerhana bulan total tanggal 26 Mei 2021, dan gerhana bulan sebagian pada 19 November 2021.

Keistimewaan gerhana bulan total tanggal 26 Mei 2021 ini, terjadi saat bulan berada dalam posisi terdekat dengan bumi karena bentuk orbit bulan terhadap bumi adalah elip dan bukan lingkaran sempurna.

Hal ini menyebabkan penampakan bulan akan sedikit lebih besar daripada biasanya. 

Selain itu, warnanya juga akan tampak lebih terang sebelum terjadi gerhana bulan total.

Oleh karena itu, saat memasuki fase gerhana bulan total masyarakat bisa melihat secara jelas perbedaan sebelum dan saat terjadi gerhana bulan total.

Dimana, saat gerhana warnanya akan terlihat kemerahan.

"Maka dari itu, gerhana bulan kali ini disebut sebagai super blood moon," tulisnya.

Bulan akan mulai memasuki fase gerhana yakni memasuki bayangan umbra bumi pada pukul 16.44 WIB.

Sumber: TribunJakarta
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas