Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Bursa Capres

Wacana Duet Puan-Anies di Pilpres 2024, NasDem: Manuver Taktis Lagi

Partai NasDem terbuka mengusung figur capres-cawapres. Namun terkait penetapan ini menunggu Konvensi Partai NasDem pada 2023.

Wacana Duet Puan-Anies di Pilpres 2024, NasDem: Manuver Taktis Lagi
Kolase Tribunnews.com
Prabowo Subianto, Puan Maharani, Anies Baswedan, Agus Harimurti Yudhoyono. Keempat nama tersebut diperkirakan akan masuk bursa Capres-Cawapres di Pilpres 2024. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya menilai wajar jika ada usulan untuk menduetkan figur pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Hal itu disampaikannya menanggapi wacana memasangkan Ketua DPR Puan Maharani dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Kami menganggap ini masih tarian-tarian sajalah, manuver taktis lagi," kata Willy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/5/2021).

Willy mengatakan, setiap orang sejatinya memiliki modal politik yang signifikan untuk dilirik jadi calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).

Dia menilai situasi saat ini dinilai masih dinamis.

Baca juga: Wacana Duet Puan-Anies Dalam Pilpres 2024, Politikus PDIP: Ibu Ketua Umum yang Memutuskan

Sementara itu Partai NasDem, kata Willy, terbuka mengusung figur capres-cawapres.

Namun, terkait penetapan ini menunggu Konvensi Partai NasDem pada 2023.

"Kami akan melakukan penggalangan koalisi untuk menjalankan konvensi itu garis yang sudah ditetapkan kongres partai," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, usulan menduetkan Puan-Anies disampailan oleh politikus PDIP Effendi Simbolon.

Dia menyebut duet Puan-Anies sebagai rekonsiliasi nasionalis dengan religius.

Anggota Komisi I DPR RI itu menyarankan Gerindra mendukung pasangan Puan-Anies tanpa memiliki calon, baik di posisi capres maupun cawapres.

"Saya punya usul, saya bilang Mba Puan itu dipasangakannya harus sama Anies. Ya jangan lagi Prabowo. Jadi Puan capres, Anies cawapres," kata Effendi kepada wartawan, Minggu (30/5/2021).

"Itu baru rekonsiliasi nasionalis dan religi," lanjut Effendi.

Penulis: chaerul umam
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas