Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pengikut Rizieq Shihab Tewas

Polri Gelar Rekonstruksi Ulang Secara Menyeluruh Kasus Unlawful Killing Laskar FPI

Bareskrim Polri rekonstruksi ulang kasus dugaan unlawful killing laskar Front Pembela Islam (FPI) berdasarkan permintaan dari JPU.

Polri Gelar Rekonstruksi Ulang Secara Menyeluruh Kasus Unlawful Killing Laskar FPI
istimewa
Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian S Djajadi, seusai rekonstruksi, Senin (14/12/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri mengelar rekonstruksi ulang terkait kasus dugaan unlawful killing laskar Front Pembela Islam (FPI) di jalan tol Jakarta-Cikampek KM 50, Karawang, Jawa Barat.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi mengatakan rekontruksi tersebut dilaksanakan pada Senin (7/6/2021) lalu.

"Iya sudah dilaksanakan hari Senin yang lalu," kata Andi saat dikonfirmasi, Jumat (11/6/2021).

Baca juga: Pengakuan Rizieq Shihab Pernah Bertemu Budi Gunawan di Arab Saudi, Ini Tanggapan BIN

Lebih lanjut, Andi menuturkan rekonstruksi ulang tersebut berdasarkan permintaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Namun, dia tak menjelaskan lebih lanjut alasan adanya rekonstruksi ulang.

"Rekonstruksi dilakukan berdasarkan permintaan JPU. Pertimbangannya tanya ke JPU," jelasnya.

Lebih lanjut, Andi menambahkan rekonstruksi dilakukan secara menyeluruh di sejumlah lokasi.

Khususnya dalam memperagakan ulang kejadian dari setiap Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Utuh menggambarkan TKP I sampai TKP IV," tukasnya.

Baca juga: Diaz Hendropriyono Jawab Tudingan Rizieq Shibab: Pepesan Kosong

Diketahui, ada 3 anggota Polri yang ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus ini yaitu EPZ, FR dan MYO.

Namun, seorang tersangka berinisial EPZ tak dilanjutkan penyidikannya karena telah meninggal dunia.

Dalam kasus ini, tersangka FR dan MYO yang disangka melanggar Pasal 338 KUHP Jo Pasal 56 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan.

Ikuti kami di
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas