Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Mengungkap Misteri Pembunuhan Wanita Driver Taksi Online, Dilakukan Sindikat Terungkap Lewat GPS

Korban bernama Chiw Yet Haw (40) dibunuh oleh sindikat pelaku yang memang sudah merencanakan sejak awal.

Mengungkap Misteri Pembunuhan Wanita Driver Taksi Online, Dilakukan Sindikat Terungkap Lewat GPS
dok. Polres Lhokseumawe
Inilah lokasi awal penemuan mayat perempuan tanpa identitas di jurang KM 31 Gunung Salak Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara, Minggu (6/6/2021). Ternyata mayat tersebut adalah wanita berprofesi sopir taksi online yang dirampok penumpangnya. 

"C mengenal Y, salah satu penumpangnya. Maka dia mau mengantarkan pelaku ke Langsa,” kata Kepala Divisi Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy lewat sambungan telepon, Sabtu (12/6/2021) seperti dilansir dari Kompas.com.

Sepanjang perjalanan dari Medan ke Kota Langsa, Aceh, Chiw Yet Haw rajin mengirimkan laporan lokasi lewat aplikasi Zenly.

Baca juga: Makna Fenomena Awan Arcus yang Mirip Gelombang Tsunami, Kembali Muncul di Nagan Raya

Dari sinilah polisi menyelidiki asal mula pelaku pembunuhan itu. Setiba di Langsa, MYS meminta korban untuk menjemput dua temannya yaitu Y dan L.

Bagi korban, Y merupakan penumpang sebelumnya sehingga tak masalah menjemputnya di Simpang Commodor, Kota Langsa.

“Saat bertemu Y dan L inilah, korban diminta langsung mengantarkan ketiganya ke Lhokseumawe dengan iming-iming korban akan diberi tambahan ongkos Rp 3 juta,” kata Kombes Pol Winardy.

Ketiga pelaku dalam mobil mengarahkan korban untuk mengantar ke Desa Sidomulyo, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara.

Lokasi penemuan jenazah wanita sopir taksi online di Gunung Salak Aceh Utara (kiri) dan MY, terduga pelaku pembunuhan tersebut (kanan)
Lokasi penemuan jenazah wanita sopir taksi online di Gunung Salak Aceh Utara (kiri) dan MY, terduga pelaku pembunuhan tersebut (kanan) (Istimewa/ serambinews.com)

Saat itu, korban sempat menanyakan pada pelaku kenapa gelap sekali jalanan desa itu.

Setelah bertanya itulah, korban dijerat dengan sabuk pengaman mobil hingga tewas.

Ketiga pelaku lalu membawa korban ke Gunung Salak, Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara.

Jenazahnya dibuang sekitar enam kilometer dari jalan utama destinasi wisata itu.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas