Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Dubes Kazakhstan dan Menparekraf Sepakat Kolaborasi Majukan Industri Pariwisata

Kemenparekraf terus menjajaki potensi kerjasama dengan negara sahabat untuk membangkitkan sektor pariwisata

Dubes Kazakhstan dan Menparekraf Sepakat Kolaborasi Majukan Industri Pariwisata
dok. Kemenparekraf
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno dalam acara weekly press briefing, yang berlangsung secara hybrid, dari Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (2/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Malvyandie

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus menjajaki potensi kerjasama dengan negara sahabat untuk membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif nasional, satu di antaranya dengan Kazakhstan.

Hal itu terekam dalam pertemuan antar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dengan Duta Besar Kazakhstan untuk Indonesia, Daniyar Sarekenov.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (ist)

Baca juga: Ciptakan Lapangan Kerja, Sandiaga Uno Ajukan Maros Pangkep Geopark Ke UNESCO

Sandiaga mengatakan, hubungan Indonesia dengan Kazakhstan secara resmi dibentuk sejak tahun 1993. Kedua negara memiliki banyak kemiripan dari segi sumber daya alam yang melimpah, memiliki mayoritas Muslim yang moderat dan dipenuhi keberagaman.

Baca juga: Ajak Atta Halilintar dan Adiknya, Sandiaga Uno Dorong Kabupaten Maros Kembangkan Desa Wisata

Berbekal kesamaan yang dimiliki kedua negara, Sandiaga mengatakan Indonesia dan Kazakhstan bersepakat untuk melakukan kerjasama di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Kami tertarik untuk memaksimalkan potensi Indonesia dan Kazakhstan dalam kerja sama bidang pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya di industri wisata, bisnis dan produk-produk halal," kata Sandiaga dalam keterangannya, Kamis (17/6/2021).

Sandiaga berharap, kerjasama ini bisa memberi dampak positif bagi kedua negara khususnya dapat memulihkan jumlah lapangan kerja yang tergerus selama pandemi Covid-19.

"Di saat seperti ini kita harus gerak cepat, gerak bersama, dan garap semua potensi lapangan kerja yang ada, agar pemulihan ekonomi nasional dapat segera terwujud," kata Sandiaga.

Editor: Sanusi
Ikuti kami di
Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas