Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Penanganan Covid

Tekan Lonjakan Covid-19, Ridwan Kamil Minta Pemerintah Pusat Tiadakan Libur Idul Adha

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) minta pemerintah pusat tiadakan libur Idul Adha 2021.

Tekan Lonjakan Covid-19, Ridwan Kamil Minta Pemerintah Pusat Tiadakan Libur Idul Adha
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memberi keterangan kepada awak media seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (16/12/2020). - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) minta pemerintah pusat tiadakan libur Idul Adha 2021. 

"Ini menyimpulkan bahwa PPKM Mikro sangat baik selama tidak terdisrupsi oleh kegiatan massal,"ungkapnya.

Maka dari itu, Emil meminta pemerintah pusat untuk meniadakan libur panjang Idul Adha 2021.

Sehingga, nantinya PPKM Mikro bisa menekan kasus lonjakan Covid-19.

"Kita merekomendasikan kepada pemerintah pusat agar libur panjang Idul Adha itu ditiadakan sehingga keterkendalian PPKM Mikro yang sudah teruji ini bisa dijadikan standar," tandasnya.

Baca juga: Mendagri Tito Minta Peran Puskesmas Maksimal di Perpanjangan PPKM Mikro

Sebelumnya diketahui, Jawa Barat menjadi satu di antara 5 wilayah provinsi yang mengalami lonjakan kasus Covid-19, pasca Idul Fitri 2021.

Kelima provinsi tersebut seluruhnya berada di Pulau Jawa.

Lima provinsi yang mengalami kenaikan kasus tersebut berasal dari Pulau Jawa yaitu Provinsi DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jabar, DIY, dan Jatim.

"Bahkan provinsi keenam teratas juga berasal dari Pulau Jawa yaitu provinsi Banten dengan kenaikan tersebut lebih dari 400 hingga 7000 kasus di minggu ini," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam Konferensi pers virtual yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Selasa, (15/6/2021).

Baca juga: Percepat Penanganan Pandemi Covid-19, Pemerintah Upayakan Proses WGS Dipersingkat

Provinsi yang mengalami kenaikan kasus tersebut merupakan wilayah yang menjadi tujuan pemudik dan asal pemudik. 

Kenaikan kasus ini, kata Wiku menjadi perhatian serius pemerintah dalam menangani Pandemi Covid-19. 

Halaman
123
Penulis: Shella Latifa A
Editor: Arif Fajar Nasucha
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas