Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Luncurkan Lima Buku, Imam Besar Istiqlal Ingin Ada Nuansa Batin di Tengah Masyarakat

Lima buku karya Nasaruddin Umar ini diterbitkan melalui hasil kolaborasi Nasaruddin Umar Office (NUO) dengan Kompas Gramedia melalui Penerbit Grasindo

Luncurkan Lima Buku, Imam Besar Istiqlal Ingin Ada Nuansa Batin di Tengah Masyarakat
Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi
Acara peluncuran buku 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Imam Besar Masjid Istiqlal Prof KH Nasaruddin Umar meluncurkan lima buku karyanya.

Lima buku karya Nasaruddin Umar ini diterbitkan melalui hasil kolaborasi Nasaruddin Umar Office (NUO) dengan Kompas Gramedia melalui Penerbit Grasindo.

Nasaruddin mengatakan buku-buku ini adalah hasil kontemplasi dirinya di sepertiga malam.

"Ini karya tengah malam. Jadi saya bikin jam setengah 3 malam. Kami bangun kontemplasi. Ini karya tengah malam," ujar Nasaruddin di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (23/6/2021).

Kelima buku tersebut diantaranya berjudul "Menjalani Hidup Salikin", "Menyelami Seluk Beluk Makrifat", "Menelisik Hakikat Silaturahmi", "Memahami Al-Quran di Masa Post-Truth", dan "Pemberdayaan Umat Berbasis Masjid".

Melalui karyanya, Nasaruddin mengaku ingin merekam peristiwa dan keadaaan yang terkait dengan masjid.

Menurut Nasaruddin, saat ini 800 ribu masjid di Indonesia. Dirinya menginginkan masjid di Indonesia mengikuti Masjid Nabi.

Baca juga: Imam Besar Masjid Istiqlal Ajak Masyarakat Indonesia Galang Dana untuk Palestina

"Saya ingin seperti Masjid Nabi. Saya yakin kalau kita contoh masjidnya Nabi. Maka Insya Allah akan terjadi sesuatu yang luar biasa," tutur Nasaruddin.

Sementara terkait tasawuf, Nasaruddin mencoba mengelaborasi pentingnya ilmu tasawuf untuk masyarakat metropolitan 

Menurutnya, dibutuhkan unsur batiniah di tengah masyarakat metropolitan melalui tasawuf.

"Karena kalau hanya materi-materu tidak ada pengisian batin akan hambar. Maka kita ingin supaya masyarakat metropolitan kita. Apalagi sekarang enggak ada desa. Semua sudah dimasukan HP. Maka dalam masyarakat seperti kita harus ada nuansa batin," jelas Nasaruddin.

Pada tahun lalu, Masjid Istiqlal meluncurkan 21 buku. Rencananya ada tiga buku lagi yang akan diluncurkan.

Masjid Istiqlal juga berencana meluncurkan jilid keempat tafsir Al-Quran pada tahun depan. Tafsir yang dibuat akan akademik aktualisasi ayat-ayat suci Al Quran.

Peluncuran kelima buku ini juga menjadi bagian dalam rangkaian acara “62 Tahun Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA” yang diselenggarakan oleh NUO.

Acara peluncuran ini turut dihadiri Direktur Utama Telkom Indonesia Ririek Ardiansyah, Waketum DMI Komjen Pol (Purn) Syafruddin  dan Kabid Sosial dan Pemberdayaan Umat Masjid Istiqlal Asep Saepudin. 

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas