Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Fahri Hamzah Kritik Kebijakan Pemerintah Tangani Covid-19 yang Tak Konsisten dan Membingungkan

Fahri Hamzah mengkritik kebijakan pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 yang dinilai masih membingungkan.

Fahri Hamzah Kritik Kebijakan Pemerintah Tangani Covid-19 yang Tak Konsisten dan Membingungkan
Tribunnews/Irwan Rismawan
Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah saat wawancara khusus dengan Tribun Network di Jakarta, Kamis (3/6/2021). Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah mengkritik kebijakan pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 yang dinilai masih membingungkan.

Sehingga berakibat terjadinya lonjakan kasus tanpa bisa diantisipasi dan dicegah.

Pernyataan Fahri tersebut antara lain menyinggung soal kebijakan pemerintah mengenai larangan mudik beberapa waktu lalu dan penerapan pemberitahuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro tanpa implementasi dan pengawasn protokol kesehatan, sehingga masyarakat abai.

"Orang pusat ini yang paling berat bikin bingungnya itu loh. Coba agak tertib sedikit omongan dan kebijakannya," kata Fahri Hamzah kepada wartawan dalam keterangannya, Jumat (25/6/2021).

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Bersifat Wajib, Ombudsman RI Dorong Pemerintah Intensifkan Edukasi ke Masyarakat

Karena itu, Fahri mengkritik langkah atau kebijakan pemerintah pusat dalam menangani pandemi Covid-19 di Indonesia, yang belum bisa menunjukan penurunan kasus Corona.

"Pemerintah selama ini, kerap kali membingungkan," katanya.

Wakil Ketua DPR Periode 2014-2019 ini mengaku tidak heran, bila kemudian terdapat masyarakat yang tak patuh dengan kebijakan dari pemerintah terkait Covid-19 ini.

"Rakyat pasti mau ikut kalau jelas. Kalau nggak jelas ya orang demo," kata Fahri.

Ia juga berharap agar pemerintah bisa lebih menitikberatkan fokus utamananya saat ini untuk penaganan Covid-19.

Pemerintah memperbarui kasus harian Kamis (24/6/2021), dimana terdapat 20.574 kasus baru Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas