Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Airlangga Hartarto: Partai Golkar Sangat Kehilangan Atas Wafatnya Harmoko

Secara internal partai, Harmoko juga memiliki catatan besar karena di masa kepemimpinan beliaulah banyak aktivis diundang masuk dan direkrut

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Airlangga Hartarto: Partai Golkar Sangat Kehilangan Atas Wafatnya Harmoko
Kompas/JB Suratno
Harmoko sewaktu menjabat Menteri Penerangan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto merasa kehilangan dengan wafatnya Harmoko, Ketua Umum Partai Golongan Karya 1993-1993, yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Penerangan (1983-1997), serta Ketua DPR/MPR (1997-1999).

"Keluarga besar Partai Golkar merasa sangat kehilangan dengan kepergian Bapak Harmoko pada 4 Juli 2021," kata Airlangga melalui keterangannya, Senin (5/7/2021).

"Kepemimpinan beliau di masa transisi reformasi sungguh berat dan penuh tantangan.

Itu merupakan ujian berat seorang pemimpin partai besar, dan dengan segala dinamikanya berhasil dilalui," imbuhnya.

Airlangga menjelaskan, di masa Harmoko, baik sebagai Ketua Umum Partai Golongan Karya maupun sebagai Menteri Penerangan, Harmoko sering melakukan kegiatan Safari Ramadan ke daerah dan pedesaan.

Baca juga: Kisah Harmoko Meminta Soeharto Lengser Keprabon dari Jabatan Presiden:

Hal itu merupakan perubahan paradigma komunikasi publik yang sangat berarti.

Rekomendasi Untuk Anda

"Dengan latar belakang kewartawanannya, beliau mampu memanfaatkan keluasan wawasan dan kemampuan berinteraksi dengan banyak kalangan, sehingga pola komunikasi politik pun menjadi cair, sederhana, tidak lagi sekaku masa-masa sebelumnya," ujar Airlangga.

Secara internal partai, Harmoko juga memiliki catatan besar karena di masa kepemimpinan beliaulah banyak aktivis diundang masuk dan direkrut, dan kemudian menjadi tulang punggung Partai Golkar.

"Itu adalah jejak sejarah beliau yang perlu diteladani, dan saya pribadi mengapresiasi langkah-langkah itu. Semoga almarhum diterima disisi Allah SWT dan dibukakan pintu surga untuknya," pungkas Airlangga.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas