Tribun

Virus Corona

Catatan 2 Pekan PPKM Darurat: Pengguna KRL di Wilayah Jabodetabek Turun 43 Persen

Pengguna KRL baik di Jabodetabek maupun relasi Solo-Yogyakarta mengalami penurunan dalam dua pekan mengalami penurunan signifikan.

Penulis: Wahyu Gilang Putranto
Editor: Malvyandie Haryadi
Catatan 2 Pekan PPKM Darurat: Pengguna KRL di Wilayah Jabodetabek Turun 43 Persen
Tribunnews/JEPRIMA
Calon penumpang saat menunggu KRL di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (21/4/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengguna layanan kereta rel listrik (KRL) baik di Jabodetabek maupun relasi Solo-Yogyakarta mengalami penurunan signifikan dalam dua pekan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Hal itu diungkapkan VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba.

Sejak 3 hingga 15 Juli 2021, KRL Jabodetabek melayani 2.351.025 orang atau rata-rata 180.848 orang per hari.

"Angka ini berkurang hingga 43 persen dibanding sebelum penerapan PPKM Darurat yang mencapai 4.146.318 orang atau rata-rata 318.948 orang per hari," ungkap Anne kepada Tribunnews, Jumat (16/7/2021).

Sementara untuk KRL wilayah Yogyakarta-Solo hingga Kamis (15/7/2021) tercatat ada 22.881 orang atau 1.760 orang per hari.

Baca juga: Antisipasi Mudik Idul Adha, Penyekatan di 27 Pintu Exit Tol di Jawa Tengah, Ini Daftarnya

"Angka ini berkurang hingga 61 persen dibanding sebelum penerapan PPKM Darurat yang mencapai 59.011 orang atau rata-rata 4.539 orang per hari," ujar Anne.

Adapun situasi seluruh stasiun memasuki hari ke-14 penerapan PPKM Darurat terpantau tertib dan lancar.

Para calon pengguna KRL, kata Anne, sudah paham sebagaimana aturan yang berlaku sesuai SE No 50 Tahun 2021.

"Mereka telah mempersiapkan dokumen-dokumen yang menjadi syarat perjalanan ketika akan diperiksa oleh petugas di stasiun," ungkapnya.

pengecekan STRP di Stasiun Bogor terhadap calon penumpang KRL, Senin (12/07/2021)
pengecekan STRP di Stasiun Bogor terhadap calon penumpang KRL, Senin (12/07/2021) (Hari Darmawan/Tribunnews.com)

Sementara itu penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan petugas di stasiun.

Baca juga: Indonesia Kedatangan Total 2,5 Juta Vaksin: 1 Juta Astrazeneca dan 1,5 Juta Moderna

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas