Tribun

Virus Corona

Ada Rencana Aksi 'Jokowi End Game', Polda Metro: Lihat Rumah Sakit dan Kuburan Sudah Penuh!

Adapun kebijakan pemerintah terkait pemberlakuan PPKM Level 4, dikatakan Yusri, sebagai perpanjangan dari PPKM darurat.

Penulis: Reza Deni
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Ada Rencana Aksi 'Jokowi End Game', Polda Metro: Lihat Rumah Sakit dan Kuburan Sudah Penuh!
Warta Kota/Nur Ichsan
Ilustrasi: Sejumlah elemen mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Amanat penderitaan Rakyat (Ampera) melakukan unjukrasa menolak prlaksanaan PPKM di Kantor Walikota Tangerang, Kamis (22/7/2021). Mereka menilai penerapan PPKM sangat menyengsarakan masyarakat dan tidak berpihak kepada rakyat kecil. 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Polda Metro Jaya membeberkan kondisi Covid-19 di Indonesia, khususnya di Jakarta.

Hal tersebut usai muncul poster seruan aksi tolak PPKM bertajuk 'Jokowi End Game'

"Lihat rumah sakit, kuburan, sudah penuh. Apa mau diperpanjang lagi PPKM ini sementara masyarakat mengharapkan supaya bisa relaksasi" ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (23/7/2021).

Masyarakat, dikatakan Yusri, harus sadar jika memang PPKM direlaksasi, salah satunya yakin menghindari kerumunan.

Baca juga: Heboh Tabung Oksigen Palsu Gemparkan Tulungagung, Polda Jatim Tancap Gas Turun Tangan

Adapun kebijakan pemerintah terkait pemberlakuan PPKM Level 4, dikatakan Yusri, sebagai perpanjangan dari PPKM darurat.

Pemerintah dipastikan akan melonggarkan PPKM, jika angka Covid-19 menurun setelah tanggal 26 Juli.

"Coba bagaimana kalau bikin lagi kegiatan kumpul-kumpul menyampaikan pendapat di panggung dan membuat kerumunan, apakah tidak bisa menjadi klaster kerumunan lagi?" katanya

"Tolong teman-teman yang berniat akan melakukan kegiatan penyampaian pendapat, gunakan (media sosial) dengan bijak," pungkas Yusri.

Baca juga: Polisi Imbau Warga Tak Terpancing Ajakan Aksi Jokowi End Game

Diketahui, poster seruan aksi 'Jokowi End Game' beredar di media sosial.

Aksi tersebut rencananya dilakukan pada 24 Juli dimulai dari Glodok menuju Istana Negara.

"Mengundang seluruh elemen masyarakat!! Untuk turun ke jalan menolak PPKM dan menghancurkan oligarki istana beserta jajarannya," tulis seruan pada poster itu.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas