Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Apa Itu Jamur Hitam atau Mucormycosis? Ini Gejala dan Cara Mencegahnya

Apa itu jamur hitam atau Mucormycosis? Simak gejala serta cara mencegahnya di sini.

Apa Itu Jamur Hitam atau Mucormycosis? Ini Gejala dan Cara Mencegahnya
Prakash SINGH / AFP
Spesialis THT Dr. Brajpal Singh Tyagi (kanan) memeriksa pasien yang sembuh dari virus corona Covid-19 sebelum ia menjalani operasi pengangkatan jamur hitam (Mucormycosis), di sebuah rumah sakit di Ghaziabad, India pada 1 Juni 2021. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut adalah pengertian dari jamur hitam atau Mucormycosis, gejala dan cara mencegahnya.

Diberitakan BBC, India telah melaporkan 45.374 kasus infeksi mucormycosis.

Dua negara bagian yang terkena dampak terburuk adalah Maharashtra dan Gujarat, di mana 1.785 orang telah meninggal karena mucormycosis.

Jamur ini diklaim memiliki tingkat kematian mencapai 50 persen.

Peningkatan kasus Mucormycosis telah menyebabkan ribuan pasien Covid-19 di India harus menjalani operasi pengangkatan mata.

Mucormycosis adalah infeksi yang disebabkan oleh paparan jamur mucor yang biasa ditemukan di tanah, tanaman, pupuk kandang, serta buah dan sayuran yang membusuk.

Infeksi tersebut dapat mempengaruhi sinus, otak dan paru-paru dan dapat mengancam jiwa pada orang dengan diabetes atau kekebalan tubuh yang menurun setelah melawan penyakit lain termasuk Covid-19.

Baca juga: Lebih dari 40.000 Kasus Infeksi Jamur Hitam Terdeteksi Di India

Seorang pasien yang pulih dari virus corona Covid-19 dan sekarang terinfeksi Jamur Hitam, infeksi jamur mematikan di Netaji Subhash Chandra Bose Medical College di Jabalpur pada 21 Mei 2021.
Seorang pasien yang pulih dari virus corona Covid-19 dan sekarang terinfeksi Jamur Hitam, infeksi jamur mematikan di Netaji Subhash Chandra Bose Medical College di Jabalpur pada 21 Mei 2021. (Uma Shankar MISHRA / AFP)

Jamur ini diklaim memiliki tingkat kematian mencapai 50 persen.

Mengutip BBC, penggunaan steroid yang tinggi diperkirakan menjadi salah satu penyebab munculnya jamur ini.

Steroid mengurangi peradangan di paru-paru untuk Covid-19 dan tampaknya membantu menghentikan beberapa kerusakan yang dapat terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bekerja berlebihan untuk melawan virus corona.

Halaman
1234
Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas