Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Ditegur Luhut soal Tingginya Kematian Covid-19 di Solo, Gibran: Karena Pasien dari Luar Kota Juga

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan sempat menegur soal tingginya kematian Covid-19 di Solo, Wali Kota Gibran: Karena Pasien dari Luar juga.

Ditegur Luhut soal Tingginya Kematian Covid-19 di Solo, Gibran: Karena Pasien dari Luar Kota Juga
Istimewa
Program Rumah Melati diresmikan oleh Korem 074 dan Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, Senin (10/5/2021). - Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan sempat menegur soal tingginya kematian Covid-19 di Solo, Wali Kota Gibran: Karena Pasien dari Luar juga. 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan sempat menyoroti tingginya angka kematian akibat Covid-19 di Solo Raya dan DI Yogyakarta.

Dalam rangka menekan angka itu, Luhut pun menegur pemerintah daerah agar melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk menempati isolasi terpusat yang sudah disediakan.

Khusunya, bagi pasien Covid-19 yang lanjut usia dan memiliki penyakit bawaan.

“Saya minta kepada TNI dan Polri agar dapat membujuk pasien-pasien khususnya lansia dan penderita yang memiliki penyakit komorbid (penyerta) agar dirawat di isolasi terpusat sehingga dapat dipantau dan mendapatkan pasokan oksigen yang cukup,” kata Menko Luhut, dikutip dari siaran pers laman Kemenko Marves, Senin (26/7/2021).

Baca juga: Turis yang Divaksin Lengkap Dapat Masuk ke Arab Saudi Tanpa Karantina Mulai 1 Agustus

Lanjut Luhut, menurutnya, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Solo Raya juga perlu lebih ditegakkan untuk menekan tren kasus yang tinggi.

"Tanpa penguatan di hulu, kapasitas respon di sektor hilir akan full dan menyebabkan peningkatan angka kematian,” ucap dia.

Lalu, untuk menjaga ketersediaan oksigen, Luhut meminta adanya pengaturan yang lebih ketat.

"Oksigen liquid difokuskan untuk perawatan intensif, sementara oksigen konsentrator diberikan untuk perawatan isolasi di rumah sakit,” ucapnya.

Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers virtual, Sabtu (3/7/2021).
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers virtual, Sabtu (3/7/2021). (Tribunnews.com/Rina Ayu)

Baca juga: Stok Vaksin Aman, Pemerintah Daerah Tidak Perlu Khawatir

Kemudian, penambahan fasilitas rumah sakit juga perlu dilakukan, terutama ruang ICU dan isolasi.

“Kemenkes diharapkan dapat membantu untuk ketersediaan naskesnya,” imbuh Luhut.

Halaman
12
Penulis: Shella Latifa A
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas