Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Ibas: Impor Beras Merugikan Petani Negeri

Salah satu bentuk pengakuannya adalah dengan terpilihnya Indonesia sebagai anggota dewan FAO atau badan pangan dunia untuk 2021-2024.

Ibas: Impor Beras Merugikan Petani Negeri
Ist
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI RI Edhie Baskoro Yudhoyono. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sektor pertanian merupakan sektor dengan peluang berkembang tertinggi di masa pandemi.

Perkembangan pertanian tanah ini pun diakui oleh banyak negara.

Salah satu bentuk pengakuannya adalah dengan terpilihnya Indonesia sebagai anggota dewan FAO atau badan pangan dunia untuk 2021-2024.

Sayangnya, meski tengah berkembang pesat, kenyataannya petani masih dihadapkan dengan sejumlah masalah.

Seperti daya beli yang melemah, berkurangnya lahan garapan, hingga infrastruktur yang belum memadai di sejumlah wilayah.

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI RI Edhie Baskoro Yudhoyono dikenal sebagai sosok yang pro petani negeri, di berbagai kesempatan, ia dengan tegas menolak dilakukannya impor beras.

Baca juga: Petani Disarankan Rasional dalam Penggunaan Pupuk

Diakui Ibas, nama sapaannya, regulasi impor beras tidak memberikan keuntungan bagi petani.

Sebaliknya, malah merugikan sebab petani harus bersaing dengan harga beras yang relatif lebih murah.

Terang saja lebih murah, produksi beras para importir menggunakan banyak alat canggih yang memangkas jam dan biaya pertanian.

Berlandaskan alasan ini, sebagai langkah terus mendukung makmurnya petani negeri, pada Sosialisasi 4 Pilar MPR RI pada Jumat (30/7/2021) serentak di Ponorogo, Trenggalek, dan Pacitan, Ibas kembali menyalurkan bantuan alat tani.

Halaman
12
Penulis: chaerul umam
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas