Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Penanganan Covid

Bagaimana Jika Telat Melaksanakan Vaksin Dosis ke-2? Simak Penjelasannya

Keterlambatan penyuntikan vaksin dosis kedua masih aman selama masih dalam interval yang direkomendasikan para ahli, ini penjelasannya.

Bagaimana Jika Telat Melaksanakan Vaksin Dosis ke-2? Simak Penjelasannya
IST
Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, menggelar kegiatan vaksinasi Covid-19 untuk warga. Program ini dijalankan bekerja sama dengan industri farmasi seperti PT Konimex dan Halodoc serta pengelola mal guna mempercepat vaksinasi bagi masyarakat. 

Sementara bagi penyintas dapat divaksin setelah 3 bulan dinyatakan sembuh.

Untuk penyintas yang sudah mendapatkan vaksin dosis 1 sebelum dinyatakan positif, maka bisa melanjutkan vaksinasi dosis kedua setelah sembuh 3 bulan dan tidak perlu mengulang.

Perlu diketahui, pemerintah telah mendistribusikan 86.253.981 dosis vaksin dan 67.884.947 dosis telah digunakan di 34 provinsi.

Vaksinasi ini merupakan upaya tambahan untuk melindungi seseorang dari potensi penularan Covid-19, sehingga protokol kesehatan mutlak tetap dilakukan untuk memberikan perlindungan yang optimal.

Petugas kesehatan dari Pemrov DKI Jakarta menyuntikan vaksin COVID-19 saat mengikuti vaksinasi COVID-19 di bawah Jalan layang Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (2/8/2021). Menurut Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 laju vaksinasi COVID-19 harian di Indonesia hingga akhir juli 2021 telah menyentuh angka rata-rata 1,1 juta dosis perharinya. Sebagai informasi, total vaksin yang sudah diterima Indonesia sampai 2 Agustus 2021 adalah 178.358.880 dosis vaksin Covid-19. Tribunnews/Jeprima
Petugas kesehatan dari Pemrov DKI Jakarta menyuntikan vaksin COVID-19 saat mengikuti vaksinasi COVID-19 di bawah Jalan layang Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (2/8/2021). Menurut Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 laju vaksinasi COVID-19 harian di Indonesia hingga akhir juli 2021 telah menyentuh angka rata-rata 1,1 juta dosis perharinya. Sebagai informasi, total vaksin yang sudah diterima Indonesia sampai 2 Agustus 2021 adalah 178.358.880 dosis vaksin Covid-19. Tribunnews/Jeprima (TRIBUNNEWS/Jeprima)

Baca juga: Vaksin Ibu Hamil, Ini Syarat dan 3 Jenis Vaksin Covid-19 yang Digunakan

Baca juga: Alasan Kemenkes Tak Anjurkan Masyarakat Lakukan Pemeriksaan Antibodi Pascavaksinasi

Hasil Penelitian Dua Dosis Vaksin Covid-19

Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19, Dokter Reisa Broto Asmoro memaparkan tentang penelitian yang diterbitkan di New England Journal of Medicine tanggal 7 Juli 2021.

Berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa vaksin Sinovac efektif mencegah Covid-19, termasuk penyakit parah dan kematian.

Penelitian yang dilakukan dari 2 Februari hingga 1 Mei 2021 terhadap 10,2 juta orang tersebut menunjukkan efektivitas yang tinggi untuk pencegahan rawat inap, pencegahan masuk unit gawat darurat atau UGD, maupun pencegahan kematian terkait Covid-19.

Selain itu, hasil penelitian Canadian Immunization Research Network (CIRN) juga menunjukkan bahwa satu dosis vaksin Astrazeneca dapat memberikan perlindungan substansial terhadap semua jenis varian Sars COV-2 yang jadi perhatian utama yaitu varian beta, gamma, delta, dan kent.

Para peneliti menyimpulkan bahwa 2 dosis lengkap akan memberikan perlindungan yang lebih tinggi.

Halaman
123
Penulis: Lanny Latifah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas