Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Selama Agustus 2021, PT KAI Daop 1 Hanya Operasikan 16 Rangkaian Kereta Api Jarak Jauh Per Hari

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mengurangi operasional rangkaian Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ)

Selama Agustus 2021, PT KAI Daop 1 Hanya Operasikan 16 Rangkaian Kereta Api Jarak Jauh Per Hari
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi kereta api jarak jauh. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mengurangi operasional rangkaian Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mengurangi operasional rangkaian Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) di dua stasiun keberangkatan yakni Stasiun Gambir dan Pasar Senen.

Dalam satu hari, hanya ada 16 KAJJ yang berangkat selama Agustus 2021.

Executive Vice President PT KAI Daop 1 Jakarta Suryawan Putra Hia mengatakan, pengurangan operasional tersebut selaras dengan kebijakan pemerintah yang menerapkan PPKM di wilayah Pulau Jawa dan Bali.

"Pada bulan Agustus 2021 seiring Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali, setiap harinya PT KAI Daop 1 Jakarta hanya mengoperasikan 16 Kereta Api," kata Suryawan melalui keterangan tertulisnya, Selasa (17/8/2021).

Keseluruhan operasional keberangkatan KAJJ itu di antaranya 10 KA untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir dan 6 KA keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen.

Baca juga: PT KAI Daop 1 Jakarta Bentangkan Bendera Merah Putih Seraya Melepas Keberangkatan Kereta Api

"Jumlah KAJJ tersebut dikurangi dari jumlah keberangkatan KA reguler yang dioperasikan pada masa pandemi (sebelum PPKM Darurat)," ucapnya.

Tak hanya itu, pada masa kebijakan PPKM Darurat Level 4, pihaknya juga menerapkan pembatasan okupansi penumpang untuk perjalanan KA di wilayah Daop 1 Jakarta.

Di mana kata Suryawan, pembatasan yang diterapkan itu sebanyak 70 persen dari kondisi opersional KA dalam situasi normal.

Selama masa penerapan PPKM Level 4 ini juga terdapat beberapa hal yang wajib diperhatikan pelanggan KA.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas