Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pengamat: Retrofit Alustista Harus Transparan dan Akuntabel Agar Tak Picu Masalah di Masa Depan

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto selalu mewanti-wanti pejabat di kementeriannya agar tidak bermain-main dalam upaya modernisasi alutsista.

Pengamat: Retrofit Alustista Harus Transparan dan Akuntabel Agar Tak Picu Masalah di Masa Depan
TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI
Dentuman tembakan kendaraan lapis baja milik Batalyon Kavaleri (Yonkav)-8 menggema di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur), Baturaja, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (14/11/2020) saat latihan menembak Tank Leopard pada Latihan Antar Kecabangan (Lat Ancab) Satgasrat Brigif R-9/DY Kostrad. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menjadi salah satu komponen dari pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) yang paling menarik perhatian.

Apalagi saat ini Kemhan dipimpin Letjen (Purn) Prabowo Subianto yang dikenal sebagai tentara karir dan ingin membuat Indonesia menjadi negara yang memiliki TNI dengan alutsista yang kuat dan disegani di Asia.

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie mengatakan, kualitas maupun kuantitas alutsista tak banyak berubah.

Karena itu Menteri Pertahanan Prabowo Subianto selalu mewanti-wanti pejabat di kementeriannya agar tidak bermain-main dalam upaya modernisasi alutsista.

Prabowo Subianto juga meminta dalam memodernisasi alutsista untuk memperhatikan kebutuhan dan mengutamakan mitra kerja berpengalaman.

"Mitra kerja harus memiliki pengalaman dan perencanaan yang terukur serta telah di komunikasikan dengan pengguna dari TNI," ujar Jerry Massie, di Jakarta, Senin (6/9/2021).

Baca juga: 52 Persen Lebih Alutsista Indonesia Sudah Berumur, Modernisasi Wajib Dilakukan

Jerry memaparkan, dalam pemanfaatan alutsista tank AMX-13 yang dioperasikan oleh TNI AD sejak awal tahun 1960 yang dibeli Pemerintah Indonesia dari Perancis dan mengingat usia tank AMX 13 ini juga sudah lama, maka harus ada langkah yang realistis untuk memodernisasi tank AMX 13.

Baca juga: Kapal Patroli Cepat KRI Pollux-935 Perkuat Alutsista TNI AL

Dengan memodernisasi tank AMX 13 maka diharapkan dapat dipergunakan sampai dengan 15 tahun ke depan.

"Langkah modernisasi ini harus menjadikan tank AMX 13 yang dioperasikan oleh Pusat Kesenjataan Kavelri TNI AD yang tersebar di beberapa Kodam harus memiliki daya jelajah dan manuver darat yang optimal," ujarnya.

Baca juga: Pengamat: Indonesia Berpotensi Jadi Kawasan Perang, Modernisasi Alutsista TNI Mendesak

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas