Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kapolri Minta Awasi Munculnya Fenomena Revenge Travel di Objek Wisata

Sigit meminta adanya pengetatan protokol kesehatan agar aktivitas masyarakat aman dari penyebaran virus Corona.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Kapolri Minta Awasi Munculnya Fenomena Revenge Travel di Objek Wisata
TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E, M.M., meninjau langsung serbuan vaksinasi di SMA Negeri 4 Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/9/2021). TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada Forkopimda Malang Raya untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat di tempat-tempat objek wisata.

Hal itu dikatakan Sigit saat memimpin rapat bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dengan Forkopimda wilayah Malang Raya, Jawa Timur, Sabtu (11/9/2021).

Menurutnya, peningkatan aktivitas masyarakat sejatinya memang positif agar membangkitkan ekonomi. Namun, hal ini juga bisa pengaruhi laju penyebaran Covid-19.

"Antisipasi munculnya fenomena Revenge Travel atau masyarakat membanjiri destinasi wisata pasca-pembatasan mobilitas. Kabupaten dengan level 2 sudah dapat membuka objek wisata sebesar 50 persen dengan prokes ketat dan aplikasi PeduliLindungi," kata Sigit dalam keterangannya, Minggu (12/9/2021).

Baca juga: Daftar Daerah PPKM Level 4-2 di Jawa dan Bali, Berlaku hingga 13 Sptember 2021

Di sisi lain, Sigit meminta adanya pengetatan protokol kesehatan agar aktivitas masyarakat aman dari penyebaran virus Corona. Di antaranya dengan menerapkan 3T hingga pemasangan aplikasi PeduliLindungi.

"Tentunya ini menjadi tanggung jawab bersama Pemerintah, baik Pusat maupun Daerah, dan seluruh masyarakat. Untuk menurunkan level Inmendagri diperlukan strategi pengendalian Covid-19, protokol kesehatan 3M, penguatan testing, tracing dan treatment, dan akselerasi program vaksinasi nasional," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sigit juga meminta kepada Forkopimda Jawa Timur untuk melakukan pengawasan dan penjagaan ketat terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kembali ke kampung halamannya masing-masing.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas