Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

BPOM Wacanakan Semua Kemasan Makanan dan Minuman Diberi Label

Semua material yang kontak dengan makanan dan minuman akan dibuat catatan sehingga aman untuk masyarakat.

BPOM Wacanakan Semua Kemasan Makanan dan Minuman Diberi Label
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Untuk menghindari kebijakan diskriminatif, Badan Pengawas Obat Makanan (BPOM) tak hanya mewajibkan kemasan galon PET sekali pakai dengan label peringatan kandungan zat berbahaya.

BPOM juga mewacanakan semua kemasan makanan dan minuman akan diatur.

“Saya dapat klarifikasi dari BPOM kalau semua kemasan makanan dan minuman juga akan diatur. Semua material yang kontak dengan makanan dan minuman akan dibuat catatan sehingga semuanya aman untuk masyarakat. Jadi, semua kemasan makanan dan minuman akan diatur seluruhnya, termasuk galon sekali pakai,” kata DR Ahmad Zainal Abidin, pakar polimer Institut Teknologi Bandung dalam keterangannya, Jumat (17/9/2021).

Ahmad Zainal menjadi salah satu peserta rapat 13 September 2021 yang membahas masalah ini mengaku tak sepakat kebijakan diskriminatif yang hanya melabeli satu jenis kemasan makanan minuman saja.

Apalagi  pada dasarnya semua jenis kemasan terbuat dari bahan apapun memiliki potensi bahaya, dan harus diatur batas maksimalnya.

Baca juga: Daftar 9 Vaksin Covid-19 yang Telah Mengantongi EUA dari BPOM RI

Baca juga: Ketua DPD RI Ajak Kepala BPOM Berjiwa Besar Dukung Vaksin Nusantara

Menurut Zainal, BPOM mewacanakan galon PET sekali pakai yakni mencantumkan keterangan lolos batas uji unsur pembuat polimernya - Etilena Glikol - yang berbahaya bagi kesehatan manusia karena diduga bisa menyebabkan beragam gangguan kesehatan.

"BPOM beralasan wacana ini dibuat karena BPOM ini ingin semua makanan minuman yang dikonsumsi masyarakat itu aman dan menyehatkan," ungkap Ahmad yang hadir dalam rapat BPOM tanggal 13 September 2021 lalu.

Ahmad Zainal mengutarakan bahwa semua unsur pembentuk bahan kemasan makanan dan minuman itu memiliki risiko bahaya bagi kesehatan manusia.

Dia mencontohkan kemasan PET yang mengandung etilen glikol, PVC mengandung PCM, bahkan kertas ada juga yang mengandung unsur berbahayanya.

Baca juga: 4 Jenis Vaksin Covid-19 Proses Registrasi EUA di BPOM, Mulai Cansino hingga Johnson and Johnson

Halaman
12
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas