Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Sidang Gugatan Praperadilan MAKI ke KPK Kembali Digelar Senin Depan

Sidang yang akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ini akan mengagendakan pembacaan kesimpulan

Sidang Gugatan Praperadilan MAKI ke KPK Kembali Digelar Senin Depan
screenshot
Koordinator MAKI Boyamin Saiman 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sidang gugatan praperadilan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna mengungkap sosok King Maker dalam perkara suap eks jaksa Pinangki Sirna Malasari, akan dilanjutkan pada Senin (27/9/2021) depan.

Sidang yang akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ini akan mengagendakan pembacaan kesimpulan dari rangkaian persidangan yang telah digelar sejak Selasa (21/9/2021) kemarin.

Agenda pembacaan kesimpulan ini digelar setelah pihak pemohon dalam hal ini MAKI menyampaikan gugatan dan beberapa bukti, terkini, pihak termohon dalam hal ini KPK juga telah menyampaikan bukti surat dalam persidangan.

"Jadi nanti hanya tinggal di kesimpulan ya, baik sidang ditunda untuk hari Senin pagi jam 09.00 untuk agenda kesimpulan," kata Ketua Majelis Hakim Morgan Simanjuntak seraya menutup persidangan, Kamis (23/9/2021).

Baca juga: MAKI Serahkan Berbagai Bukti Tertulis Soal Sosok King Maker di Perkara Pinangki

Sebagai informasi, pada persidangan siang tadi, KPK sebagai pihak termohon telah menyerahkan beberapa dokumen atau bukti surat.

Baca juga: MAKI Sebut KPK Cukup Panggil Tiga Orang untuk Ungkap King Maker dalam Perkara Pinangki

"Agenda hari ini kan bukti surat dari termohon (KPK), ada beberapa bukti surat," kata anggota Biro Hukum KPK Natalia Kristianto kepada wartawan usai persidangan.

Kristianto mengatakan, setidaknya ada 9 dokumen atau bukti surat yang diserahkan pihaknya kepada Majelis Hakim dan pihak pemohon.

Baca juga: Ini Pertimbangan MAKI Belum Laporkan Pimpinan KPK Lili Pintauli ke Kejaksaan Agung

Hanya saja dirinya tidak dapat menjelaskan secara rinci keseluruhan bukti surat yang dibawanya tersebut. Satu di antara bukti surat yang diserahkan pihaknya yakni Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP).

SPDP tersebut kata Kristianto terkait dengan penyidikan eks jaksa Pinangki Sirna Malasari dan terpidana kasus korupsi red notice Djoko Tjandra.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas