Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

OTT KPK di Probolinggo

Geledah 3 Lokasi, KPK Cocokan Dokumen dan Bukti Kasus Suap Bupati Probolinggo yang Libatkan 22 ASN

KPK tengah melakukan pencocokan dokumen kasus suap Bupati nonaktif Probolinggo, Puput Tantriana Sari (PTS), dengan bukti-bukti yang ada

Geledah 3 Lokasi, KPK Cocokan Dokumen dan Bukti Kasus Suap Bupati Probolinggo yang Libatkan 22 ASN
Tribunnews/Irwan Rismawan
Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari bersama suaminya yang juga anggota DPR RI, Hasan Aminuddin mengenakan rompi tahanan saat konferensi pers operasi tangkap tangan (OTT) di gedung KPK, Jakarta, Selasa (31/8/2021) dini hari. KPK resmi menahan Puput Tantriana Sari dan Hasan Aminuddin bersama 3 tersangka lainnya dengan barang bukti uang Rp 362.500.000 terkait dugaan seleksi jabatan di lingkungan Pemkab Probolinggo tahun 2021. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM - Pelaksana tugas juru bicara KPK, Ali Fikri mengabarkan saat ini tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah melakukan pencocokan dokumen kasus suap Bupati nonaktif Probolinggo, Puput Tantriana Sari (PTS), dengan bukti-bukti yang ada.

Dokumen tersebut, kata Ali, didapat dari hasil penggeledahan di tiga lokasi yang rampung pada, Sabtu (25/9/2021), kemarin.

Adapun tiga lokasi dimaksud yakni Kantor Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Probolinggo, dan dua rumah pihak terkait perkara.

"(Dokumen) akan di cocokkan (tim penyidik untuk mencari) keterkaitan bukti-bukti dimaksud dengan perkara ini dan kemudian dilakukan penyitaan untuk melengkapi berkas perkara pada tersangka."

 "Dari tiga lokasi tersebut, ditemukan dan diamankan bukti di antaranya berbagai dokumen yang terkait dengan perkara," kata Ali, Senin (27/9/2021), dikutip Tribunnews.com.

Baca juga: Geledah 3 Lokasi di Probolinggo, KPK Angkut Barang Bukti Dokumen

Baca juga: KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Probolinggo Puput Tantriana dan Suaminya Hasan Aminuddin

Demi Lengkapi Bukti, KPK Perpanjang Masa Penahanan 

Ali mengabarkan, penahanan terhadap 22 tersangka kasus dugaan suap yang dilakukan oleh Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari, dikabarkan akan diperpanjang selama 40 hari.

Perpanjangan masa penahanan ini dilakukan pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena pihaknya masih membutuhkan beberapa barang bukti lainnya untuk melengkapi perkara ini.

 "Perpanjangan penahanan ini diperlukan oleh tim penyidik untuk terus melengkapi dan mengumpulkan berbagai alat bukti, di antaranya pemanggilan berbagai pihak terkait sebagai saksi dalam berkas perkara para tersangka," kata Ali kepada Tribunnews.com, Senin (20/9/2021).

Sebagai informasi beban masa penahanan Puput Tantriana Sari (PTS) dan suaminya, Hasan Aminudin, diperpanjang mulai 20 September 2021 hingga 29 Oktober 2021.

Halaman
123
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas