Tribun

Seleksi Kepegawaian di KPK

Mensesneg Beberkan Isi Pertemuan Kapolri dengan Menpan RB dan BKN soal Rekrutmen 56 Pegawai KPK

Pratikno menyebut pertemuan tersebut membahas teknis perekrutan para pegawai KPK yang tak lulus TWK.

Penulis: Reza Deni
Editor: Hasanudin Aco
Mensesneg Beberkan Isi Pertemuan Kapolri dengan Menpan RB dan BKN soal Rekrutmen 56 Pegawai KPK
YouTube Sekretariat Presiden
Menteri Sekretaris Negara, Pratikno 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menjelaskan bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah bertemu dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana soal perekrutan 56 pegawai KPK tak lulus TWK ke Bareskrim Polri.

"Tidak dengan Pak Presiden, tidak," kata Pratikno di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (29/9/2021).

Pratikno menyebut pertemuan tersebut membahas teknis perekrutan para pegawai KPK yang tak lulus TWK.

Mantan Rektor UGM itu mengatakan bahwa Jenderal Sigit memang harus berkoordinasi terkait mekanisme perekrutan 56 pegawai KPK tersebut.

"Kan surat jawaban sudah. Tindak lanjutnya sebagaimana isi surat kami Kapolri harus berkoordinasi dengan MenPAN-RB dan Kepala BKN," tambahnya.

Baca juga: Ingin Direkrut Jadi ASN Polri, Novel Baswedan Dkk: Berarti Kami Lolos TWK

Pratikno menyebut usulan yang diajukan Kapolri memang sudah disetujui oleh Presiden Jokowi.

"Dalam jawaban itu sudah ditegaskan bahwa silakan Kapolri tetapi pelaksanaannya kan harus berkoordinasi dengan Kementerian PAN-RB dan BKN. Itu tertera jelas di dalam surat," tandasnya.

Sebelumnya, Diberitakan sebelumnya Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo, meminta izin menarik 56 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) untuk diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN) di Bareskrim Polri

"Kami sudah berkirim surat kepada bapak Presiden untuk memohon terhadap 56 orang yang melaksanakan tes TWK yang tidak lulus di tes dan tidak dilantik sebagai ASN KPK untuk bisa kita tarik kemudian kita rekrut untuk menjadi ASN Polri," kata Sigit dalam konferensi pers daring di Papua, Selasa (29/9/2021).

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas