Tribun

Seleksi Kepegawaian di KPK

Sehari Jelang Pemecatan, 56 Pegawai Tak Lolos TWK Ditawari Jadi ASN Polri

Sehari jelang pemecatan, 56 pegawai tak lolos TWK ditawari jaid ASN Polri dan kirim surat ke Presiden Jokowi.

Penulis: Inza Maliana
Editor: Arif Fajar Nasucha
Sehari Jelang Pemecatan, 56 Pegawai Tak Lolos TWK Ditawari Jadi ASN Polri
Tribunnews.com/Taufik Ismail
Sejumlah elemen masyarakat mendatangi kantor Sekretariat Negara (Setneg) di Jakarta Pusat, Rabu, (29/9/2021). Mereka mengantarkan surat untuk ditujukan kepada Presiden terkait dengan penyingkiran 56 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

TRIBUNNEWS.COM - 56 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) resmi akan meninggalkan KPK pada Kamis (30/9/2021) esok hari.

Mulai besok, 56 pegawai tersebut resmi diberhentikan secara hormat dan tidak lagi bekerja di KPK mulai Jumat (1/10/2021).

Artinya, polemik TWK yang sudah berlangsung selama berbulan-bulan ini akan segera berakhir.

Sehari menjelang pemberhentian, rupanya tawaran menjadi ASN di Polri datang.

Baca juga: Tanggapan Giri Suprapdiono, Abraham Samad, PDIP & Istana soal 56 Pegawai KPK Direkrut jadi ASN Polri

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengaku telah mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meminta izin merekrut 56 pegawai tersebut.

Setelah mengirim surat, Sigit mengaku sudah mendapat surat jawaban dari Presiden melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

Intinya, Presiden Jokowi menyetujui permintaannya tersebut.

Kabar tersebut disampaikan oleh Sigit dalam konferensi pers di Papua, Selasa (29/9/2021).

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengunjungi personel Satgas Operasi Madago Raya di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Selasa (28/9/2021) siang.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengunjungi personel Satgas Operasi Madago Raya di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Selasa (28/9/2021) siang. (Handover/Humas Polda Sulteng)

"Kami sudah berkirim surat kepada bapak Presiden untuk memohon terhadap 56 orang yang melaksanakan tes TWK yang tidak lulus di tes dan tidak dilantik sebagai ASN KPK untuk bisa kita tarik kemudian kita rekrut untuk menjadi ASN Polri."

"Tanggal 27 kami dapat surat jawaban dari Pak Presiden lewat Mensesneg. Prinsipnya beliau setuju 56 pegawai KPK itu bisa jadi ASN Polri," kata Sigit, dikutip dari Tribunnews.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas