Tribun

Tanggapan Direksi MIND ID Atas Kritik Adian Napitupulu

Program Community & Society dalam pelibatan dan pemberdayaan kelompok masyarakat dilakukan Mind Id dengan membangun desa wisata di Parung Bogor

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Eko Sutriyanto
Tanggapan Direksi MIND ID Atas Kritik Adian Napitupulu
Tribunnews.com, Chaerul Umam
Adian Napitupulu 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direksi MIND ID menanggapi kritikan politikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi VII DPR RI dengan jajaran Direksi MIND ID dan anak usahanya termasuk PT Antam, pada Senin (27/9/2021).

Direktur antar kelembagaan Mind Id, Dani Amrul mejelaskan memang ada kelebihan dan kekurangan Antam di wilayah operasi tersebut dan benar ada hal-hal yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan dalam hal program sustainability dan community development.

"Untuk kami dari Mind Id akan lakukan koordinasi di lapangan untUk crosscheck validasi informasi tersebut dan segera lakukan perbaikan melalui berbagai pendekatan dan program," ujar Dani dalam keterangan tertulisnya kepada Tribunnews.com, Selasa (28/9/2021).

Dani juga mengajak agar melihat MIND ID secara holistik atau keseluruhan.

Salah satunya, Dani ungkapkan bahwa "Sudah banyak pencapaian program sustainability yg dilakukan di anggota Holding dan dilapangan berbagai daerah, sebagai contoh, ada di Inalum Operating untuk mengembangkan kawasan agrobisnis dgn pemberdayaan petani cabai dan UMKM terkait menjadi salah satu produk unggulan lokal."

Baca juga: Tingkatkan Keamanan di Lingkungan Kerja, Kemenhub Gelar Padat Karya di Lima UPT Ditjen Hubla Jakarta

Menurut Dani, inilah salah satu bentuk Mind Id memperkuat kearifan lokal di Sumut.

Sedangkan di Antam juga ada perkebunan kopi di Halmahera dan Program Pengembangan Kopi di Halmahera Timur - PT ANTAM dengan Tujuan Peningkatan Kesejahteraab petani."

Terkait pemberdayaan Petani, Dani menguraikan bahwa "Program CSR Mind Id melalui Antam melibatkan 193 Petani di lahan seluas 114 hektar (dengan jumlah tanaman kopi 114.000 pohon).

Hasil panen bijih kopi juga dibuatkan hilirisasi menjadi kopi bubuk yang dipasarkan oleh Koperasi Tani Permata Buli di Maluku Utara dengan merek kopi Halmahera."

Contoh lain yang disebutkan Dani juga terkait dengan program kerakyatan di Bukit Asam melalui pengolahan tanaman Bambu menjadi herbal yang dikelola UMKM.

Sementara di Papua Mind Id melalui Freeport juga membangun gedung sport Center senilai Rp 400 miiliar yg dibangun PT Freeport Indonesia utk masyarakat Papua dan pelaksanaan PON.

Yang menarik, Dani juga menguraikan bahwa program Community & Society dalam pelibatan dan pemberdayaan kelompok masyarakat juga sedang dilakukan Mind Id dengan membangun desa wisata di Parung Bogor yang diharapkan kelak memberdayakan potensi desa menjadi icon."

Menutup uraiannya, Dani mengucapkam terima kasih atas seluruh kritik dan masukan dari anggota DPR komisi VII yang menurutnya sudah seharusnya melaksanakan fungsi kontrol dengan memgkritisi BUMN Tambang.

"Pada akhirnya kami mengajak semua anggota dewan yang terhormat sebagai mitra strategis BUMN utk membangun program sustainability yang lbh produktif dan membumi untuk rakyat sejahtera terlebih lagi di lokasi pertambangan. Inilah peran strategis BUMN sbg agent of social development," ucapnya.

Ikuti kami di

Wiki Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas