Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Legislator PDIP Dorong Pemerintah Agar Vaksin Sinovac Diakui WHO dan Arab Saudi

Rahmad Handoyo mendorong pemerintah agar vaksin Sinovac yang kini sudah dipakai banyak warga Indonesia untuk bisa diakui atau dilegalisasi WHO.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Reza Deni
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Legislator PDIP Dorong Pemerintah Agar Vaksin Sinovac Diakui WHO dan Arab Saudi
Foto:Kominfo
Indonesia kembali kedatangan vaksin dari Sinovac dalam bentuk jadi dengan merek Coronavac sebanyak 5 juta dosis dan Astrazeneca sebanyak 1.086.000 dosis, Jumat (27/8/2021). 

"Bangladesh infonya hanya memberangkatkan jemaah yang menggunakan vaksin seperti yang digunakan oleh Arab Saudi," ungkap Endang.

Menurutnya, jemaah yang sudah mendapatkan dua kali vaksin dengan vaksin yang digunakan Arab Saudi, atau dua kali vaksin plus booster, tidak menjalani karantina setibanya di Jeddah atau Madinah. Mereka bisa langsung menjalankan ibadah.

Adapun bagi jemaah yang baru mendapatkan satu kali vaksin, maka dia harus menjalani isolasi mandiri terlebih dahulu selama empat hari.

"Selama di Makkah dan Madinah, jemaah mendapat kesempatan sekali menjalakan umrah, dan sekali salat di Raudah," tutur Endang.

Sementara untuk Salat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi bisa dilakukan setiap waktu.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas