Tribun

Seleksi Kepegawaian di KPK

Maju Bela KPK Saat Digugat Praperadilan Koruptor, Curhat Bang Tigor Sedih Dicap Tak Bisa Dibina

Tigor disebut sebagai sosok penting di Biro Hukum KPK, advokat andalan yang maju paling depan jika tersangka korupsi atau koruptor mengajukan praperad

Editor: Wahyu Aji
Maju Bela KPK Saat Digugat Praperadilan Koruptor, Curhat Bang Tigor Sedih Dicap Tak Bisa Dibina
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Eks pegawai KPK Juliandi Tigor Simanjuntak saat melayani pesanan nasi goreng di usaha barunya di Jalan Raya Hankam, Kota Bekasi, Senin (11/10/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Juliandi Tigor Simanjuntak kini beralih profesi menjadi penjual nasi goreng rempah menumpahkan isi hatinya.

Keputusan banting stir berjualan nasi goreng diambil setelah namanya masuk dalam daftar 57 pegawai KPK yang dipecat karena tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) untuk alih status menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Padahal Tigor disebut sebagai sosok penting di Biro Hukum KPK, advokat andalan yang maju paling depan jika tersangka korupsi atau koruptor mengajukan praperadilan.

Dilansir dari TribunJakarta, Tigor bercerita, rasa kekecewaan tak lolos TWK dan diberhentikan dari KPK tentu saja dia rasakan.

Tetapi, hal itu sudah bisa perlahan dia lepaskan.

"Manusia pasti kecewa, tapi saya yakin ini akan indah pada waktunya, kalau saya jalanin aja.

Harus move on (bergerak)," kata Tigor di jumpai di warung nasi goreng miliknya, Jalan Raya Hankam, Kota Bekasi, Senin (11/10/2021).

Kepahitan yang dirasakan Tigor bukan hanya sebatas kehilangan pekerjaan.

Lebih parah dari itu, dicap merah pimpinan KPK merupakan sesutu yang sungguh berat.

Pasalnya, dicap merah gara-gara tak lolos TWK benar-benar memiliki dampak nyata.

Halaman
123
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas