Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Penanganan Covid

Aturan Perjalanan Internasional Masa Pandemi Covid 19 Berlaku 14 Oktober 2021, Ini Ketentuannya

Ketentuan aturan perjalanan Internasional pada masa pandemi Covid 19 yang berlaku sejak 14 Oktober 2021

Aturan Perjalanan Internasional Masa Pandemi Covid 19 Berlaku 14 Oktober 2021, Ini Ketentuannya
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Suasana Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai terlihat lengang saat resmi dibuka kembali untuk melayani penerbangan internasional, di Badung, Bali, Kamis (14/10/2021). Di hari pertama pembukaan kembali ini belum ada pesawat dengan rute internasional yang datang di Bali maupun berangkat dari Bali. Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ketentuan aturan perjalanan Internasional pada masa pandemi Covid-19 yang berlaku mulai 14 Oktober 2021.

Dikutip dari setkab.go.id Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid 19 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 20 tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional.

Surat Edaran ini berlaku efektif mulai tanggal 14 Oktober 2021 sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian,” ditegaskan dalam SE yang ditandatangani Ketua Satgas Ganip Warsito pada tanggal 13 Oktober ini.

Latar belakang Surat Edaran ini dalam rangka menindaklanjuti perkembangan situasi penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Oleh karena itu, diperlukan penyesuaian mekanisme pengendalian terhadap perjalanan internasional.

“Untuk mengantisipasi penyebaran virus SARS-CoV-2 baru maupun yang akan datang dan dalam rangka pembukaan kembali sektor pariwisata melalui perjalanan internasional, maka pelaku perjalanan internasional harus mematuhi protokol kesehatan dengan sangat ketat serta memperhatikan regulasi atau kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” ditegaskan dalam SE.

Dalam Surat Edaran juga disebutkan sejumlah dasar hukum yang digunakan, di antaranya adalah keputusan Rapat Terbatas (Ratas) tanggal 28 Desember 2020 serta tanggal 6, 11, 21 januari dan 2 Februari 2021.

Selain itu juga keputusan Ratas tanggal 6 September dan 11 Oktober 2021.

Baca juga: Satgas Relawan COVID-19 Tingkatkan Kapasitas 1000 Relawan Wilayah Solo Raya

Baca juga: Sebaran Kasus Corona 14 Oktober 2021: Jawa Tengah Tertinggi 156 Kasus Baru, DKI Jakarta Urutan ke-2

Layanan ‘Vaksinasi di Bandara’ di Terminal 2 dan Terminal 3, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten. Kegiatan ini diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan RI bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan-Kementerian Kesehatan (KKP-Kemenkes) Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II (AP II), dan Traveloka hari ini, Senin (12/7/2021).
Layanan ‘Vaksinasi di Bandara’ di Terminal 2 dan Terminal 3, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten. Kegiatan ini diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan RI bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan-Kementerian Kesehatan (KKP-Kemenkes) Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II (AP II), dan Traveloka hari ini, Senin (12/7/2021). (IST)

Dikutip dari covid19.go.id Keputusan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 tentang pintu masuk, tempat karantina, dan kewajiban RT PCR bagi Warga Negara Indonesia pelaku perjalanan internasional, sebagai berikut:

1. Menetapkan entry point wilayah Negara Indonesia bagi warga Negara Indonesia (WNI) melalui:

Halaman
123
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas