Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Elektabilitas Prabowo, Ganjar, dan Anies Memang Tinggi tapi Bukan Jaminan Bakal Jadi Capres

Perlu dicatat, meski elektabilitas ketiga nama ini tergolong tinggi, mereka belum tentu bisa mengikuti Pilpres 2024.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Elektabilitas Prabowo, Ganjar, dan Anies Memang Tinggi tapi Bukan Jaminan Bakal Jadi Capres
Kompas TV
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Sumber: KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOM, Dokumentasi @DKIJakarta/INSTAGRAM, Pemprov Jateng) 

Namun, kini jarak antara Ganjar dan Prabowo semakin dekat.

Mereka sama-sama meraih elektabilitas sebesar 13,9 persen dalam survei calon presiden (capres) untuk Pemilu 2024.

"Tadinya berjarak cukup lebar antara Pak Ganjar dengan Pak Prabowo dan Pak Anies Baswedan, ini menjadi semakin dekat, terutama Pak Ganjar Pranowo dan Pak Prabowo," kata Bestian.

"Kali ini melonjak menjadi 13,9 persen, hampir sama atau katakanlah masih dalam rentang hasil yang sama dengan Pak Prabowo Subianto," terang Bastian.

Jika dibandingkan survei April, elektabilitas Ganjar mengalami lonjakan 6 persen, sedangkan Prabowo turun 2,5 persen. Sementara Anies cenderung stagnan.

Sementara, Peneliti Litbang Kompas, Yohan Wahyu, Senin (18/10/2021), menjelaskan, dari tiga nama capres dengan elektabilitas teratas, hanya Ganjar yang mengalami kenaikan tingkat keterpilihan.

”Jika dibandingkan survei April, elektabilitas Ganjar mengalami lonjakan 6 persen, sedangkan Prabowo turun 2,5 persen. Sementara Anies cenderung stagnan,” tuturnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Bukan jaminan jadi capres

Perlu dicatat, meski elektabilitas ketiga nama ini tergolong tinggi, mereka belum tentu bisa mengikuti Pilpres 2024.

Sebab, berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, hanya partai politik atau gabungan parpol yang menguasai minimal 20 persen kursi DPR atau meraih 25 persen suara sah nasional pada Pemilu 2019 yang bisa mengusung capres.

Sampai saat ini, baru Prabowo yang punya kendaraan politik, yakni Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Beberapa waktu belakangan, sudah ada usulan dari para pengurus daerah agar Partai Gerindra kembali mengusung Prabowo pada Pilpres 2024.

Adapun Ganjar, kendati merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), belum mendapatkan kendaraan politik.

Hingga saat ini, Ketua Umum PDI-P belum memutuskan siapa yang akan diusung pada Pilpres 2024 karena masih fokus membantu pemerintah menangani pandemi Covid-19. Selain itu, belum ada pula sinyal dari PDI-P akan mengusung Ganjar.

Seperti Ganjar, Anies juga belum menemukan parpol yang akan mengusungnya pada Pilpres 2024.

Anies sudah membuka komunikasi dengan sejumlah parpol, salah satunya Partai Amanat Nasional (PAN). Secara khusus, Anies hadir untuk memberikan pembekalan kepada kader PAN dalam Workshop PAN di Bali, beberapa waktu lalu.

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas