Tribun

Bursa Capres

Elektabilitas Prabowo, Ganjar, dan Anies Memang Tinggi tapi Bukan Jaminan Bakal Jadi Capres

Perlu dicatat, meski elektabilitas ketiga nama ini tergolong tinggi, mereka belum tentu bisa mengikuti Pilpres 2024.

Editor: Malvyandie Haryadi
Elektabilitas Prabowo, Ganjar, dan Anies Memang Tinggi tapi Bukan Jaminan Bakal Jadi Capres
Kompas TV
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Sumber: KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOM, Dokumentasi @DKIJakarta/INSTAGRAM, Pemprov Jateng) 

SMRC: Publik Lebih Pentingkan Kualitas Ganjar Maju Capres

Direktur Riset SMRC, Deni Irvani mengatakan bahwa saat ini tokoh-tokoh yang memiliki elektibiliti tinggi kebanyakan adalah tokoh-tokoh yang bukan elite inti partai.

Hal ini karena pemilih lebih mementingkan kualitas personal capres bila dibandingkan dengan keputusan partai.

Sehingga ini menjadi tantangan bagi partai politik.

Penjelasan tersebut disampaikan oleh Deni dalam bincang dan diskusi dalam segmen "SMRC: Pemilih Lebih Pentingkan Kualitas Personal Capres Dibanding Keputusan Partai" yang disiarkan secara virtual oleh Kompas Tv, Selasa pekan lalu.

"Terkait survei ini ternyata tokoh-tokoh yang memiliki elektibiliti tinggi kebanyakan adalah tokoh-tokoh yang bukan elite inti partai."

"Yang lainnya adalah tokoh-tokoh yang bukan elite partai, sehingga ini menjadi tantangan bagi partai politik bahwa ternyata publik sementara ini lebih menyukai tokoh diluar tokoh elite partai," terang Deni.

Seperti satu di antaranya adalah Ganjar Pranowo.

Ganjar, kata Deni, memiliki elektibiliti tinggi namun dirinya bukan tokoh inti dari Partai PDIP.

"(Ganjar) dia memang seorang kader PDIP tapi bukanlah inti dari Partai PDIP," jelas Deni.

Meski begitu, menurut Deni ini penting juga untuk diperhatikan bahwa masyarakat lebih mementingkan personal capres daripada keputusan partai.

Jadi pemilih lebih mengikuti apa yang menurut mereka pantas dan siapa yang memenuhi karakter seorang capres.

Sementara itu, tokoh-tokoh ketua umum partai yang memiliki elektibilitas lumayan itu tentu adalah Prabowo dan AHY.

Survei Ganjar Maju Capres 19 Persen

SMRC belum lama ini menyampaikan hasil survei opini publik terbarunya terkait dengan nama para calon Presiden Republik Indonesia 2024 mendatang.

Dalam survei ini, nama Ganjar menduduki peringkat kedua setelah Prabowo Subianto.

Direktur Riset SMRC, Deni Irvani menyebutkan dalam simulasi pilihan tertutup terhadap 15 nama tokoh, nama Prabowo mendapat dukungan 20,7 persen, sedangkan Ganjar 19 persen.

Dengan presentase dukungan tersebut, Prabowo mengungguli Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Sandiaga Uno, Tri Rismaharini, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ridwan Kamil.

"Prabowo disusul Ganjar Pranowo dengan mendapatkan dukungan 19 persen dan Anies Baswedan 14,3 persen, sementara Sandiaga Uno mendapatkan 6,5 persen , Tri Rismaharini 4,6 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 4,5 persen, Ridwan Kamil 4,4 persen," kata Deni saat menyampaikan hasil surveinya secara daring, Kamis (7/10/2021).

Sementara Pengajar Komunikasi Politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, mengatakan, mendekati pemilu, persaingan antarbakal capres akan semakin ketat.

Sebab, saat ini saja sudah banyak tokoh lain yang mulai mengenalkan diri kepada publik.

”Selama ini yang kuat Prabowo dan Anies Baswedan, tetapi para ketua umum partai lain, kan, juga mulai menggeliat. Ada Airlangga, ada Cak Imin (Muhaimin Iskandar). Belum lagi menteri, ada Erick Thohir (Menteri BUMN), Sandiaga, ada Sri Mulyani (Menteri Keuangan). Jadi,, artinya makin dekat ke hari-H (pemilu), pasti akan semakin mengecil selisih elektabilitasnya,” kata Hendri. (Tribunnews.com/Harian Kompas)

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas