Tribun

PTM Dikhawatirkan Jadi Pemicu Gelombang 3 Covid, Begini Tanggapan Presiden Jokowi dan Nadiem Makarim

Berikut hasil sidang gugatan AD/ART Demokrat di PTUN, saksi ahli kubu AHY dianggap seperti politisi hingga khawatir gugatan ganggu verifikasi parpol.

Penulis: Inza Maliana
Editor: Tiara Shelavie
PTM Dikhawatirkan Jadi Pemicu Gelombang 3 Covid, Begini Tanggapan Presiden Jokowi dan Nadiem Makarim
Istimewa
Mendikbudristek Nadiem Makarim kembali meninjau proses pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Pada peninjauannya kali ini, Nadiem mengunjungi SD Santo Fransiskus III Kayu Putih, Jakarta Timur pada Jumat (10/9/2021). 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah mempersilakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) kembali diselenggarakan di beberapa daerah di Indonesia secara terbatas.

Pemerintah menegaskan, PTM dapat dilakukan jika Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di kabupaten/kota tersebut berada pada level 1, 2, atau 3.

Namun, diselenggarakannya PTM memicu kekhawatiran adanya gelombang ketiga Covid-19 di Indonesia.

Baca juga: Jokowi Minta Bupati Awasi PTM agar Tidak Picu Kenaikan Kasus Covid-19 

Menanggapi kekhawatiran ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan seluruh instansi pendidikan agar berhati-hati menggelar pembelajaran tatap muka (PTM).

Jokowi meminta pihak sekolah betul-betul memperhatikan penerapan protokol kesehatan pencegahan virus corona.

Termasuk memastikan vaksinasi bagi tenaga pendidik dan pelajar usia 12-18 tahun.

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers usai melakukan penanaman pohon mangrove bersama sejumlah duta besar negara sahabat, pegiat lingkungan, dan masyarakat di Desa Bebatu, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, Selasa (19/10/2021). Dalam kunjungan kerjanya ke Kaltara, selain menanam mangrove, Presiden Jokowi juga meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara door to door (pintu ke pintu) di Kelurahan Karang Rejo dan vaksinasi untuk pelajar di SMPN 1 Kota Tarakan, serta menyerahkan bantuan kepada para pedagang kaki lima (PKL) di Kawasan Kuliner Sebengkok, Kota Tarakan. Tribunnews/HO/Biro Pers Setpres/Laily Rachev
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers usai melakukan penanaman pohon mangrove bersama sejumlah duta besar negara sahabat, pegiat lingkungan, dan masyarakat di Desa Bebatu, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, Selasa (19/10/2021). (Tribunnews/HO/Biro Pers Setpres/Laily Rachev)

"Hati-hati untuk pembelajaran tatap muka, terutama untuk yang SD, agar fasilitas kesehatan, infrastuktur kesehatan yang ada di sekolah-sekolah betul-betul dicek," kata Jokowi saat meninjau vaksinasi di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (21/10/2021).

"Jangan sampai ada anak-anak kita, murid-murid kita, pelajar-pelajar kita yang terkena Covid-19," tambah Jokowi, dikutip dari Kompas.com.

Untuk itu, Jokowi berharap laju vaksinasi virus corona bisa dipercepat.

Baca juga: Pemerintah Wajibkan Sekolah Punya Fasilitas Cuci Tangan Sebagai Syarat PTM

Ia pun menyoroti rendahnya angka vaksinasi di Kalsel yang baru mencapai 33 persen.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas