Tribun

Kemendag Tegaskan Dukung Akses Pasar ke Pasifik bagi Produk Ekraf

Kemendag menegaskan dukungannya kepada produk ekonomi kreatif (ekraf) untuk menembus atau mengakses pasar luar negeri yaitu pasar di kawasan Pasifik.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
Kemendag Tegaskan Dukung Akses Pasar ke Pasifik bagi Produk Ekraf
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Emak-emak pelaku UMKM saat berada di Desa Wisata Cikolelet di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (2/10/2021). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perdagangan menegaskan dukungannya kepada produk-produk ekonomi kreatif (ekraf) untuk menembus atau mengakses pasar luar negeri yaitu pasar di kawasan Pasifik.

Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BPPP) Kementerian Perdagangan Kasan mengatakan para perwakilan perdagangan yang ada di pasifik bekerja turun tangan membuka peluang ekspor.

"Kebetulan di New Zealand kita belum ada perwakilan perdagangan. Tetapi ada di Australia dan Canberra. Saya kira teman-teman Kadin sudah mulai melakukan dari tahun lalu," ucap Kasan, dalam webinar 'Merebut Potensi Besar di Pasifik Melalui Pacific Exposition 2021', Jumat (22/10/2021).

Dalam konteks Pacific Exposition 2021, Kemendag berada di posisi mempertemukan para buyers dengan supplier atau eksportir asal Indonesia.

Baca juga: Bilateral Indonesia-Kawasan Pasifik Bagus, Kemendag: Ekspor Naik 3,9 Persen Setara 2,7 Miliar USD

Kasan juga menegaskan pihaknya tak hanya akan memberikan dukungan di gelaran Pacific Exposition 2021.

Namun berlanjut kepada gelaran dua tahun mendatang yaitu Pacific Exposition 2023.

"Kita juga sangat mendukung kegiatan ini (Pacific Exposition 2021) dari sisi untuk penyelenggaraan selama Covid-19 yang tahun ini, kalaupun pandemi dilakukan secara virtual. Termasuk saya kira promosi dan business matchingnya, saya kira ini juga bisa kita lakukan," kata Kasan.

"Support dari Kemendag akan terus berkolaborasi di Kementerian Luar Negeri dan para pelaku dari Kadin yang dikomandoi Pak Dubes," lanjutnya. (*)

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas