Tribun

Denny Indrayana Berkomentar soal Jokowi Resmikan Pabrik Sawit Haji Isam: Masalah Utamanya pada Etika

Kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam peresmian pengolahan sawit di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan mendapat sorotan publik.

Penulis: Faryyanida Putwiliani
Editor: Garudea Prabawati
Denny Indrayana Berkomentar soal Jokowi Resmikan Pabrik Sawit Haji Isam: Masalah Utamanya pada Etika
Tribunnews/Irwan Rismawan
Calon Gubernur Kalimantan Selatan, Denny Indrayana mengunjungi Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (25/5/2021). Jelang pemungutan suara ulang (PSU) pemilihan Gubernur Kalimantan Selatan, Denny Indrayana mengunjungi KPK untuk melaporkan maraknya dugaan tindak pidana korupsi, perbankan, pemilu, dan perpajakan di Kalimantan Selatan. Tribunnews/Irwan Rismawan 

Pasalnya Denny menilai, kehadiran Jokowi ini akan menimbulkan persepsi politik hukum bahwa presiden melindungi Johnlin Grup dan Haji Isam.

"Dalam kondisi sedang dijerat dugaan kasus demikian—meskipun kita semua paham dengan asas praduga tidak bersalah, akan lebih etis dan bijak jika Presiden Jokowi tidak meresmikan proyek yang dimiliki oleh Johnlin Grup."

"Kehadiran Presiden Jokowi bagaimanapun akan menimbulkan persepsi politik hukum, bahwa Presiden melindungi Johnlin Grup dan Haji Isam," terangnya.

Baca juga: Profil Haji Isam, Crazy Rich Kalimantan Selatan yang Pabriknya Diresmikan Jokowi Hari Ini

Selain itu, Denny menilai di tengah kondisi penegakan hukum yang masih rentan ini, kehadiran Jokowi adalah tindakan yang amat rentan dikritik sebagai tindakan yang tidak etis.

"Di tengah sistem penegakan hukum yang masih rentan dari intervensi keuangan dan kekuasaan, maka kehadiran Presiden Jokowi jelas adalah tindakan yang tidak pas dan amat rentan dikritik sebagai tindakan yang tidak etis."

"Memang, belum secara gamblang termasuk kategori menghalang-halangi proses penegakan hukum (obstruction of justice), namun paling tidak mempunyai batas yang sangat tipis dengan menggunakan kekuasaannya (trading of influence) untuk mempengaruhi proses penegakan hukum, utamanya di KPK dan Pengadilan Tipikor," jelas Denny.

Baca juga: KPK Tegaskan Bakal Lindungi Saksi yang Dilaporkan Haji Isam ke Polisi

Nama Haji Isam Muncul di Persidangan Kasus Dugaan Penggelapan Pajak

Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, nama Haji Isam muncul dan disebut terlibat dalam kasus dugaan suap pemeriksaan pajak PT Jhonlin Baratama.

Hal tersebut terungkap saat jaksa membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) milik saksi mantan tim pemeriksa pajak Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, Yulmanizar, dalam persidangan dengan terdakwa mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan DJP, Angin Prayitno Aji, tertanggal 4 Oktober 2021.

Terkait penyebutan namanya di persidangan itu, Haji Isam akhirnya melaporkan saksi Yulmanizar ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas