Tribun

Virus Corona

Satgas IDI Nilai Harga PCR Rp 300 Ribu Masih Berat, Berharap Pemerintah Beri Subsidi

Harga tes PCR Rp 300 Ribu, Satgas IDI menilai harga masih berat untuk masyarakat, harap pemerintah beri subsidi.

Penulis: Shella Latifa A
Editor: Inza Maliana
Satgas IDI Nilai Harga PCR Rp 300 Ribu Masih Berat, Berharap Pemerintah Beri Subsidi
Tribunnews/Jeprima
ILUSTRASI TES PCR - Harga tes PCR Rp 300 Ribu, Satgas IDI menilai harga masih berat untuk masyarakat, harap pemerintah beri subsidi 

Dikatakannya, pada tahun 1987, ada sebuah tes untuk mengukur jumlah virus HIV (viral load).

Ketika itu, tarif tes viral load dibandrol harga yang cukup mahal sekitar Rp 1,7 juta.

tanggapan satgas IDI soal pcr 300 ribu
Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban nilai harga tes PCR Rp 300 ribu masih memberatkan bagi sebagian besar masyarakat.

Baca juga: Soal Harga PCR Rp 300 ribu, Ridwan Kamil Usul agar Lebih Murah Lagi: Harga Harus Semurah-murahnya

Namun, kemudian harga tes tersebut bisa mengalami penurunan.

Melihat hal tersebut, ia berharap penurunan harga juga bisa terjadi pada tes PCR.

Zubairi juga menaruh harapan pemerintah menyediakan program subsidi.

"Saya masih ingat pada 1987. Ketika itu harga tes viral load (tes mengukur jumlah virus HIV dalam darah) amat mahal: Rp1,7 juta."

"Kemudian turun beberapa kali--sampai akhirnya pemerintah punya program subsidi tes tersebut."

"Kalau tes viral load bisa, kemungkinan tes PCR juga bisa," lanjutnya.

Pemerintah Tegaskan Tak Beri Subsidi untuk Tes PCR

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan pemerintah tak ada rencana memberi subisdi untuk harga tes PCR.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas