Tribun

Pimpinan Komisi III DPR Apresiasi Kapolri Menyikapi Rangkaian Blunder Oknum Anggotanya

Jenderal Sigit mengutip peribahasa “Ikan busuk mulai dari kepala”, yang maksudnya segala permasalahan internal di kepolisian bisa terjadi dimulai dari

Penulis: chaerul umam
Editor: Johnson Simanjuntak
Pimpinan Komisi III DPR Apresiasi Kapolri Menyikapi Rangkaian Blunder Oknum Anggotanya
dok. DPR RI
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan pada jajarannya baik di kapolda, kapolres, hingga kapolsek, untuk menjadi teladan bagi anak buah.  

Jenderal Sigit mengutip peribahasa “Ikan busuk mulai dari kepala”, yang maksudnya segala permasalahan internal di kepolisian bisa terjadi dimulai dari pimpinannya yang bermasalah.  

Hal ini kemudian diamini oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi Partai Nasdem Ahmad Sahroni.  

Menurutnya, arahan Kapolri ini sudah jelas dan harus benar-benar diamalkan oleh para pimpinan polri di bawahnya.  

"Apresiasi pada Pak Kapolri yang tak lelah untuk selalu mengingatkan supaya bawahannya bertugas sesuai aturan. Saya setuju, bahwa memang kinerja bawahan itu tergantung atasan, dan dengan atasan seperti Kapolri, saya yakin polisi akan terus berbenah," kata Sahroni kepada wartawan, Kamis (28/10/2021). 

Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat menggelar konferensi pers seudai melakukan pertemuan di kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/1/2021). Dalam kunjungannya Kapolri kali ini merupakan bentuk silaturahmi antara Polri dengan ormas-ormas islam yang ada dan mampu bersinergi untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Tribunnews/Jeprima
Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat menggelar konferensi pers seudai melakukan pertemuan di kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/1/2021). Dalam kunjungannya Kapolri kali ini merupakan bentuk silaturahmi antara Polri dengan ormas-ormas islam yang ada dan mampu bersinergi untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Baca juga: Tak Mampu Bersihkan Ekor, Kepalanya Saya Potong, Fraksi PKB Dukung Langkah Tegas Kapolri

"Arahan ini juga menunjukkan bahwa Kapolri bertindak sangat tegas dan keras dalam menyikapi rangkaian blunder oknum anggotanya," lanjutnya.  

Sahroni juga menyoroti terkait perhatian Sigit atas munculnya penurunan citra Polri di masyarakat karena sejumlah penyimpangan.  

Dia menilai, hal ini menunjukkan bahwa sebagai pemimpin, Kapolri juga tak ragu mengevaluasi bawahannya sendiri.  

"Pak Kapolri juga tahu betul bahwa kalau memang citranya turun, ya kepolisian wajib memperbaiki. Ini menunjukkan bahwa polisi tidak anti terhadap evaluasi, masukan, hingga kritikan. Ini menurut saya penting sekali demi mewujudkan Polri Presisi," pungkasnya.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas