Tribun

Virus Corona

Menko PMK: Pandemi Paksa Percepatan Transformasi di Berbagai Sektor

Berbagai aspek turut terdampak sehingga Indonesia harus siap hadapi tantangan termasuk menangkap peluang yang ada akibat dari pandemi Covid tersebut.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Theresia Felisiani
zoom-in Menko PMK: Pandemi Paksa Percepatan Transformasi di Berbagai Sektor
Freepik
Ilustrasi virus corona 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa dampak pandemi Covid-19 bukan hanya di satu sektor publik saja. 

Berbagai aspek turut terdampak sehingga Indonesia harus siap menghadapi tantangan termasuk menangkap peluang yang ada akibat dari pandemi Covid-19 tersebut.

“Contohnya di bidang pendidikan. Meski mungkin ada kekhawatiran karena metode pembelajaran jarak jauh (PJJ) berbasis digital itu bisa menimbulkan kesenjangan, tapi di sisi lain kekhawatiran itu justru memaksa percepatan transformasi dan membawa peluang untuk membentuk kembali masa depan pendidikan yang inklusif bagi seluruh siswa di Indonesia," ujar Muhadjir melalui keterangan tertulis, Rabu (10/11/2021).

Baca juga: Polri Susun Formula Soal Rencana Andika Perkasa Ingin Selesaikan Konflik Papua Tanpa Peperangan

Muhadjir menekankan pentingnya menumbuhkan semangat memajukan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Sebagaimana fokus Presiden Joko Widodo terkait pengembangan SDM Indonesia yang berbakat. 

Talenta manusia Indonesia, kata Muhadjir, sejatinya adalah profesional, produktif, inovatif, berdaya saing, dan berwatak ke-Indonesia-an.

"Presiden Joko Widodo ingin masyarakat Indonesia siap menghadapi tantangan global di era revolusi industri 4.0," ucap Muhadjir. 

"Karena sebenarnya, Indeks Inovasi Global kita saat ini berada di peringkat 85 atau masih kalah dibandingkan negara tetangga yang berpenghasilan menengah ke bawah di Asean, yaitu Vietnam (peringkat 42) dan Filipina (peringkat 50)," tambah Muhadjir.

Baca juga: 4 Jenderal Bintang Tiga Berebut Posisi KASAD, Siapa Paling Berpeluang Versi Komisi I dan Pengamat ?

Ia menegaskan bahwa Indonesia harus mampu mengelola 265,4 juta penduduk.

Satu di antaranya yaitu dengan upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi dan juga untuk mengejar kesejahteraan bagi semua.

“Kita harus mempersiapkan generasi muda kita agar menghadapi kondisi disrupsi. Peluang dan tantangan yang ada selama pandemi Covid-19 harus benar-benar dimanfaatkan sehingga Indonesia bisa bangkit dan kembali membangun masyarakat yang sejahtera pasca-pandemi berakhir,” pungkas Muhadjir. 

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas