Tribun

Sarankan Muktamar Ditunda ke Januari 2022, Ini Isi Surat Hasil Pertemuan 9 Kiai Sepuh NU

Sembilan kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) di sejumlah wilayah meminta kepada panitia Muktamar ke-34 NU untuk menunda muktamar ke Januari 2022.

Penulis: Reza Deni
Editor: Theresia Felisiani
Sarankan Muktamar Ditunda ke Januari 2022, Ini Isi Surat Hasil Pertemuan 9 Kiai Sepuh NU
Istimewa
Sembilan kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) menggelar pertemuan dan menyepakati sejumlah hal soal Muktamar ke-34 NU, Rabu (24/11/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak sembilan kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) di sejumlah wilayah meminta kepada panitia Muktamar ke-34 NU untuk menunda muktamar ke Januari 2022.

Hal tersebut diketahui usai sembilan kiai sepuh NU tersebut melakukan pertemuan Masyayikh NU dan menyepakati sejumlah hal, satu di antaranya jadwal Muktamar ke-34 NU yang sedianya bakal digelar di Lampung, pada 23-25 Desember 2021.

Kesembilan kiai sepuh atau masyayikh yang menandatangani kesepakatan musyawarah tersebut antara lain KH Anwar Mansyur (Jawa Timur), KH Abuya Muhtadi Dimyati (Banten), Tuanku Bagindo H Muhammad Letter (Sumatera Barat), KH Manarul Hidayat (Jakarta), Dr. KH Abun Bunyamin (Jawa Barat), KH Ahmad Haris Shodaqoh (Jawa Tengah), KH Abdul Kadir Makarim (NTT), KH Muhsin Abdillah dari (Lampung), dan Dr KH Farid Wajdy (Kalimantan Timur).

Baca juga: Wapres Maruf Amin Tak akan Ikut Campur terkait Kepastian Jadwal Muktamar NU

Dalam dokumen yang diterima Tribunnews, Kamis (25/11/2021), ada dua halaman hasil pertemuan para masyayikh tersebut.

Halaman pertama berbentuk berita acara kesepakatan pertemuan yang ditandatangani oleh 9 kiai sepuh.

Halaman kedua berisi penyampaian hasil kesepakatan tersebut yang ditujukan langsung kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). 

Baca juga: 9 Kiai Sepuh Dukung Rencana Mundurnya Agenda Muktamar NU ke-34 di Lampung

Berikut isi penyampaian hasil kesepakatan dalam surat tersebut:

Bismillahirrahmanirrahim, Dengan Rahmat Allah SWT

Pada hari ini, Rabu 24 November 2021, dalam rangka menyikapi situasi dan kondisi menjelang Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama, kami telah menyepakati beberapa hal sebagai berikut:

1. Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama dapat berlangsung dalam suasana kekeluargaan, persaudaraan, dan kebersamaan.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas