Tribun

Virus Corona

Antisipasi Virus Corona Varian Omicron, Pemerintah Pastikan Indonesia Tak akan Lockdown

Pemerintah tidak akan menerapkan kebijakan lockdown di tengah ancaman varian baru Covid-19 B.1.1.529 atau Omicron.

Editor: Hasanudin Aco
Antisipasi Virus Corona Varian Omicron, Pemerintah Pastikan Indonesia Tak akan Lockdown
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan saat ditemui awak media di Polda Metro Jaya, Senin (15/11/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah tidak akan menerapkan kebijakan lockdown di tengah ancaman varian baru Covid-19 B.1.1.529 atau Omicron.

Kebijakan lockdown tidak akan menyelesaikan masalah malah justru akan memperparah keadaan.

Pernyataannya ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan  dalam konferensi pers secara daring yang disiarkan oleh kanal YouTube Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Minggu (28/11/2021) seperti dikutip dari Kompas.TV.

"Lockdown itu juga tidak menyelesaikan masalah. Kita lihat banyak negara yang melakukan lockdown itu malah mendapat serangan (virus) lebih banyak," kata Luhut.

Baca juga: Saat Ini Ada 8.214 Orang di Indonesia Positif Covid-19, Total Kasus 4,2 Juta

Dari pengalaman sebelumnya, Luhut menyebut Indonesia dapat mengendalikan kasus Covid-19 terutama varian Delta tanpa melakukan lockdown.

Menurutnya, kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat seperti PPKM dinilai lebih efektif dalam menekan laju penularan Covid-19 di Tanah Air.

Selain itu, dengan kebijakan tersebut kegiatan ekonomi masih dapat berjalan.

"Kalau dari pengalaman kita karena seperti juga kita sepakat, kita sudah jauh lebih canggih daripada kejadian yang lalu, kita mengawasi dengan cermat saya kira sudah cukup bagus. Jadi kita mencari keseimbangan sekali lagi, ekuilibriumnya," jelasnya.

Lebih lanjut Luhut mengungkapkan sejauh ini belum ditemukannya kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia.

"Indikasi ditemukan (Omicorn), sampai hari ini belum ditemukan," tegas Luhut.

Halaman
12
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas