Tribun

Penangkapan Terduga Teroris

BNPT: Deradikalisasi Terhadap Zain An Najah Cs Otomatis Telah Dilakukan

Deradikalisasi terhadap tersangka kasus tindak pidana terorisme Ahmad Zain An-Najah dan dua tersangka lainnya telah dilakukan.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Adi Suhendi
BNPT: Deradikalisasi Terhadap Zain An Najah Cs Otomatis Telah Dilakukan
Tribunnews.com/Gita
Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol Ahmad Nurwakhid usai acara di Ancol Jakarta Utara pada Selasa (30/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol Ahmad Nurwakhid mengatakan proses deradikalisasi terhadap tersangka kasus tindak pidana terorisme Ahmad Zain An-Najah dan dua tersangka lainnya Farid Ahmad Okbah dan Anung Al-Hamad telah berjalan.

Nurwakhid menjelaskan proses deradikalisasi adalah upaya untuk mengembalikan seseorang atau kelompok orang yang terpapar paham radikal menjadi berpaham moderat atau minimal mengurangi kadar keterpaparannya.

Deradikalisasi tersebut, kata dia, diperuntukkan bagi mereka yang berstatus tersangka, terdakwa, terpidana, narapidana setelah putusan inkracht, maupun mantan narapidana tindak pidana teroris yang belum moderat.

"Sekarang terhadap tiga orang yang ditangkap, yang salah satunya adalah oknum dari anggota Komisi Fatwa MUI maka sekarang setelah dilakukan otomatis, sudah ada proses deradikalisasi yang dilakukan oleh BNPT maupun Densus," kata Nurwakhid usai acara di Ancol Jakarta Utara, Selasa (30/11/2021).

Ia menjelaskan BNPT adalah badan non kementerian di bawah presiden yang betugas membuat dan merumuskan kebijakan dalam bidang penanggulangan terorisme, mengimplementasikan, dan mengkoordinasikan.

Baca juga: Densus 88 Sudah Tangkap 24 Orang Terkait Kasus Pendanaan Jaringan Teroris JI

Artinya, lanjut dia, orientasi BNPT pada fungsi koordinasi dan pencegahan sementara orientasi eksekutor atau Densus 88 sebagai eksekutor dalam law enforcement, penegakan hukum.

"Sehingga ini selalu holistik, selalu sinergi. Kami pencegahan di hulunya, Densus di hilirnya," kata Nurwakhid.

Diberitakan sebelumnya, Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerahkan kasus dugaan terorisme yang menjerat anggota Komisi Fatwa MUI Ahmad Zain An-Nazah kepada aparat kepolisian.

Zain ditangkap Densus 88 pada Selasa (16/11/2021) setelah diduga terkait dengan kelompok teroris Jemaah Islamiyah.

Halaman
12
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas