Tribun

Museum Konferensi Asia Afrika Soroti Pentingnya Transformasi Ekonomi Digital

Forum ini untuk menggali lebih dalam hal yang berkaitan dengan digital ekonomi dari perspektif anak muda

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Eko Sutriyanto
Museum Konferensi Asia Afrika Soroti Pentingnya Transformasi Ekonomi Digital
capture zoom meeting
Webinar Forum Pemuda Asia Afrika, yang menyoroti Pengembangan Ekonomi Digital di Asia dan Afrika pada Senin (29/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Museum Konferensi Asia Afrika (KAA) menyoroti pentingnya transformasi digital dengan menghelat webinar Forum Pemuda Asia Afrika, yang menyoroti Pengembangan Ekonomi Digital di Asia dan Afrika pada Senin (29/11/2021).

Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Yusron B Ambary mengatakan forum ini diselenggarakan tepat waktu karena ekonomi digital telah menjadi bagian dari ekonomi global.

Oleh karena itu, tujuan diselenggarakannya dari forum ini untuk menggali lebih dalam hal yang berkaitan dengan digital ekonomi dari perspektif anak muda.

“Pandemi Covid-19 telah mengakselerasi transformasi ekonomi digital yang juga dikenal dengan industri 4.0,” ujar Yusron membuka webinar.

Baca juga: Presiden Afrika Selatan Serukan Pencabutan Larangan Perjalanan karena Varian Omicron

“Kita menggunakan toko online, membayar dengan uang digital lewat transfer atau kode QR. Ini segala sesuatu yang tidak pernah terpikirkan oleh kita sebelumnya,” lanjutnya.

Ia berharap dengan diselenggarakannya webinar ini dapat memberikan masukan bagi pemerintah untuk mengembangkan ekonomi digital, khususnya di Indonesia.

Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955 telah meletakkan dasar-dasar kerja sama antar negara-negara di kawasan Asia Afrika bukan saja di bidang politik tapi juga termasuk bidang ekonomi dan kebudayaan.

Butir 1 bagian Kerja Sama Ekonomi pada Komunike Akhir KAA menekankan pentingnya memajukan perkembangan ekonomi di Asia dan Afrika atas dasar saling menguntungkan.

Pesan ini kembali digaungkan melalui Komunike Akhir Konferensi Mahasiswa Asia Afrika II di tahun 2015 yang mendorong peran kepemimpinan pemuda dalam bidang kemandirian digital dan sociopreneurship.

Hal ini untuk mendorong kesadaran akan pentingnya pembangunan ekonomi bangsa-bangsa di Asia dan Afrika melalui pengembangan kewirausahaan di kalangan pemuda.

Termasuk mendorong kepemimpinan pemuda dalam pemajuan kemerdekaan digital.

Transformasi ekonomi digital juga menjadi salah fokus Indonesia di Keketuaan atau Presidensi G20 tahun 2022.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas