Tribun

Lebaran 2022

Tunaikan Salat Idul Fitri, Puan: Momentum Memaafkan dan Spirit Memupuk Persatuan Bangsa

Ketua DPR RI Puan Maharani mengikuti Shalat Idul Fitri berjamaah yang diselenggarakan di rumah dinas, Jakarta Pusat. 

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Tunaikan Salat Idul Fitri, Puan: Momentum Memaafkan dan Spirit Memupuk Persatuan Bangsa
Ist
Ketua DPR RI Puan Maharani mengikuti Salat Idul Fitri berjamaah yang diselenggarakan di rumah dinas, Jakarta, Senin (2/5/2022). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani mengikuti Shalat Idul Fitri berjamaah yang diselenggarakan di rumah dinas, Jakarta Pusat. 

Bertindak selaku imam dan khatib adalah Mayor Khoirudin Perwira, Bimbingan Mental (Bintal) dan Kerokhanian dari Mabes AL.

Adapun jamaahnya adalah keluarga dan para staf yang sehari-hari bertugas di rumah dinas.

"Pelaksanaan shalat idul fitri secara berjamaah alhamdulillah berlangsung sangat khidmat meskipun diselenggarakan secara sederhana. Diawali dengan takbiran, kami merasakan betul nuansa berlebaran, nuansa kemenangan setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa," kata Puan Maharani, Senin (2/5/2022).

"Saya atas nama pribadi dan segenap keluarga, juga atas nama Ketua DPR, mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya umat Islam, mohon maaf lahir dan bathin," sambung Puan.

Mantan Menko PMK ini mengatakan saling memaafkan di momentum lebaran adalah spirit untuk memupuk persatuan dengan kesadaran bahwa masyarakat bangsa Indonesia penuh keberagaman. 

Kepada segenap rakyat Indonesia, Puan juga menyampaikan selamat menyambut hari kemenangan. Kemenangan kita sebagai umat beragama yang berhasil mengalahkan hawa nafsu.

"Juga kemenangan kita sebagai bangsa yang berhasil menghadapi Pandemi Covid-19," ujar perempuan pertama yang menjadi Ketua DPR ini.

Baca juga: Mohon Maaf Tidak Ada Open House di Rumah Ketua Umum PDIP Megawati

"Kita jadikan momentum hari kemenangan ini untuk langkah yang lebih optimis demi masa depan bangsa yang lebih baik," terangnya.

Adapun khatib dalam khutbahnya menyampaikan pesan bahwa bangsa yang bertaqwa akan dilimpahkan keberkahan.

Ibadah puasa sebagai bentuk ketaqwaan kepada Allah SWT selama sebulan penuh telah berhasil dilalui harus bisa membawa perbaikan dalam kehidupan ke depan. Termasuk dalam hal kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Jangan hanya dapat lapar dan hausnya saja. Harus bisa menjalankan ibadah dengan istiqomah, menjalani kehidupab dengan lebih baik, dan semakin menambah ketaqwaan kita kepada Tuhan YME," pesan khatib.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas