Tribun

Pemuda Muhammadiyah Berharap ke Depan Hanya Ada Satu KNPI, Tak Ada Lagi Dualisme

Menurut Cak Nanto, dengan adanya Kongres bersama itu maka polemik dan perpecahan ditubuh KNPI sudah diatasi dengan baik.

Penulis: Malvyandie Haryadi
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Pemuda Muhammadiyah Berharap ke Depan Hanya Ada Satu KNPI, Tak Ada Lagi Dualisme
Kompas.com/Jessi Carina
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Sunanto. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Sunanto atau yang akrab disapa Cak Nanto menyebutkan bahwa Kongres XVI Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang berlangsung tanggal 8-10 April 2022 di Hotel Sultan Jakarta adalah Kongres Penyatuan seluruh KNPI.

Kongres yang mengambil tema "Pemuda Satu Untuk Indonesia Maju" merupakan Kongres gabungan kubu KNPI yang pecah, yaitu Kubu Noor Fajriansyah, Dian Asafri dan Cupli Risman.

Dalam Kongres tersebut terpilih secara aklamasi Muhammad Ryano Satrya Panjaitan.

Menurut Cak Nanto, dengan adanya Kongres bersama itu maka polemik dan perpecahan ditubuh KNPI sudah diatasi dengan baik.

Oleh karena itu dia berharap ke depan hanya ada satu KNPI dan tidak ada lagi dualisme.

"Saya berharap amanat Kongres XVI KNPI menjadi titik temu antara semua stakeholder di KNPI," katanya, Kamis (12/5/2022).

Baca juga: Muhammadiyah Apresiasi Ketangguhan Sektor Pertanian Indonesia

Cak Nanto juga mengajak Organisasi Kepemudaan (OKP) yang berhimpun di KNPI yang sudah menyatakan dukungan penyatuan KNPI berkomitmen mengawal Kepemimpinan Ryano Panjaitan.

"Saya mengajak semua OKP yang berhimpun di KNPI agar mendukung penuh komitmen kebersamaan yang sudah terjalin melalui Kongres XVI di hotel Sultan, serta mendukung Ketua Umum Ryano Panjaitan," Kata Cak Nanto.

Bagi dia KNPI harus hadir sebagai wadah pemersatu para pemuda dan OKP. Karena itu perlu kebersamaan dan kebulatan tekad untuk menjadikan KNPI organisasi yang solid, maju dan mampu mengangkat martabat pemuda.

"KNPI ini organisasi tempat berhimpun bagi semua organisasi kepemudaan di berbagai latar belakang dan profesi. Karena itu perlu semangat soliditas yang tinggi sehingga tidak ada lagi kubu-kubuan di KNPI," jelasnya.

Pemuda Muhammadiyah sendiri berkomitmen mendukung kepemimpinan Muhammad Ryano Panjaitan selama 3 tahun ke depan untuk membenahi KNPI dan memajukan visi dan misi nya untuk para pemuda.

"Pemuda Muhammadiyah berkomitmen mendukung kepemimpinan Bung Ryano Panjaitan sampai akhir periode untuk membenahi dan memajukan KNPI."

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas