Tribun

Ibadah Haji 2022

Menteri Agama Minta Persiapan Haji Tahun Depan Dilakukan Lebih Awal

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta agar persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun mendatang bisa dilakukan sejak dini.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Erik S
zoom-in Menteri Agama Minta Persiapan Haji Tahun Depan Dilakukan Lebih Awal
Tribunnews/Aji Bramastra
(ilustrasi) Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan delegasi Amirul Hajj menggelar Rapat Evaluasi penyelenggaraan puncak haji Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) di Kantor Daerah Kerja Makkah. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan delegasi Amirul Hajj menggelar Rapat Evaluasi penyelenggaraan puncak haji Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) di Kantor Daerah Kerja Makkah.

Dalam rapat tersebut, Yaqut meminta agar persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun mendatang bisa dilakukan sejak dini.

Baca juga: Evaluasi Menag Yaqut untuk Ibadah Haji 2022 di Mina:  Lancar, Tapi Fasilitas Belum Sesuai Ekspektasi

"Siapkan penyelenggaraan haji 1444 H sejak awal," ujar Yaqut melalui keterangan tertulis, Selasa (12/7/2022).

Yaqut mengaku sudah mencatat sejumlah perbaikan yang perlu dilakukan di masa yang akan datang.

Selain itu, Yaqut mengaku sudah menyampaikan sejumlah masukan perbaikan saat bertemu Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al-Rabiah.

“Kami berdua sepakat untuk meningkatkan kualitas layanan haji yang tahun ini sudah berjalan baik dan akan terus memperbaiki sejumlah kekurangan yang ada," tutur Yaqut.

“Menteri Haji Arab Saudi komitmen untuk merespons masukan kita dan karenanya perlu pembicaraan lebih awal terkait dengan ibadah haji tahun depan," tambah Yaqut.

Kepada jajarannya, Yaqut menekankan pentingnya mengupayakan pemenuhan semua fasilitas yang sudah tertera dalam kontrak agar bisa diimplementasikan secara optimal.

Baca juga: Momen Menag Yaqut Cholil Qoumas Lempar Jumrah, Jalan Kaki 5 Km Hingga Bertemu Jemaah Haji Indonesia

Pada tahun mendatang, mitigasi setiap potensi persoalan, terutama di Arafah dan Mina, perlu dirumuskan secara lebih detail dan operasional.

"Saya berharap, simbol-simbol kenegaraan bisa muncul pada petugas dan jemaah haji pada penyelenggaraan tahun mendatang. Para pembimbing ibadah juga harus benar-benar dari pembimbing ibadah yang menguasai ilmu fikih dan ibadah," tutur Yaqut.

Baca juga: Doa Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Saat Wukuf di Arafah

Rapat tersebut dihadiri seluruh delegasi Amirul Hajj, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah selaku Penanggung Jawab Hilman Latief, dan Wakil Penanggung Jawab Nizar.

Lalu para pengendali teknis, Ketua dan Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, para Kepala Daerah Kerja dan Kepala Bidang, serta para Wakil Kepala Satuan Operasional Armuzna.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas