Arti Moto Gerakan Pramuka: Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan
Moto Gerakan Pramuka adalah Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan yang memiliki arti tersendiri. Ini bunyi Satya, Dwidarma dan Dasadarma pramuka.
Penulis: Arif Fajar Nasucha
Editor: Sri Juliati
TRIBUNNEWS.COM - Sebentar lagi masyarakat Indonesia akan memperingati Hari Pramuka 2022 yang jatuh pada Minggu, 14 Agustus 2022.
Pada Hari Pramuka, umumnya Gerakan Pramuka akan mengadakan jambore atau perkemahan baik di tingkat daerah maupun nasional.
Gerakan Pramuka memiliki moto yakni Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan.
Arti Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan
Arti Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan adalah setiap janji dan komitmen diri yang telah diucapkan dan atau dihayati menjadi ketetapan yang harus ditepati dan dilaksanakan dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
Arti Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan tersebut termuat dalam AD/ART Keputusan Musyawarah Nasional X Gerakan Pramuka Tahun 2018 nomor 07/Munas/2018.
Dalam pasal 24 ayat 1 AD/ART tersebut dijelaskan bahwa Moto Gerakan Pramuka bersifat tetap dan tunggal sebagai bagian terpadu dalam proses pendidikan.
Adapun Satya Pramuka dan Darma Pramuka merupakan kode kehormatan pramuka.
Baca juga: Sosok Baden Powell, Bapak Pramuka Dunia yang Aktif di Militer
Kode Kehormatan Pramuka merupakan janji dan komitmen diri serta ketentuan moral pramuka dalam pendidikan kepramukaan.
Satya Pramuka
Satya pramuka merupakan janji dan komitmen diri bagi para anggota pramuka.
Satya Pramuka berbunyi:
Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, menolong sesama hidup, dan ikut serta membangun masyarakat, serta menepati Dasadarma.
Satya Pramuka diucapkan secara sukarela oleh seorang calon anggota atau calon pengurus Gerakan Pramuka pada saat pelantikan menjadi anggota atau pengurus.