Tribun

Komisi I DPR Bakal Panggil Panglima TNI hingga Menhan soal Kasus Mutilasi di Papua

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDIP Effendi Simbolon mengatakan pemanggilan itu terkait peristiwa mutilasi empat warga sipil Papua oleh prajurit TNI

Penulis: Fersianus Waku
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Komisi I DPR Bakal Panggil Panglima TNI hingga Menhan soal Kasus Mutilasi di Papua
Kolase Tribunnews.com: YouTube Sekretariat Presiden dan KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI
(KIRI) Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa tengah memberi keterangan pers kepada wartawan di Makodam XVII/Cenderawasih, Jayapura, Papua dan (KANAN) Presiden Joko Widodo saat berada di GOR Toware, Kabupaten Jayapura, Rabu (31/8/2022). Berikut update kasus mutilasi di Mimika. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi I DPR RI bakal memanggil Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, dan Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDIP Effendi Simbolon mengatakan pemanggilan itu terkait peristiwa mutilasi empat warga sipil Papua oleh prajurit TNI.

"Kita akan undang Panglima. Kita minta penjelasan KSAD dan juga Menhan. Saya kira untuk memberi penjelasan," kata Effendi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2022).

Menurutnya, pertemuan dengan ketiga institusi tersebut rencananya akan digelar pada Minggu depan.

"Mungkin minggu depan ya, harus segera itu," paparnya.

Pada pertemuan nanti, Effendi menyebut pihaknya akan meminta penjelasan dari ketiga institusi itu terkait pembinaan aparat TNI di wilayah operasi.

Baca juga: Jokowi Perintahkan Panglima TNI Bantu Polisi Ungkap Kasus Mutilasi di Papua

"Bagaimana sih pembinaan aparat TNI apalagi khususnya di wilayah operasi," ujarnya.

Ia menuturkan insiden tersebut merupakan masalah yang sangat serius dilakukan oleh oknum TNI.

"Ini kan sangat serius, karena ada satu kejadian yang luar biasa dilakukan oleh oknum ya, oknum dari TNI yang melakukan dugaan pembunuhan yang sadis, mutilasi. Itu kan pembunuhan yang sangat sadis," ungkapnya.

Effendi menegaskan pihaknya mengutuk keras aksi tak terpuji dari oknum perwira TNI tersebut.

"Kita sangat mengutuk itu perbuatan dari para prajurit dan perwira," imbuhnya.

Sebelumnya, Komandan Pusat Polisi Militer TNK Angkatan Darat (Danpuspomad) Letnan Jenderal Chandra W Sukotjo mengatakan bahwa enam anggota TNI yang terlibat kasus mutilasi warga sipil di Mimika Papua kini telah ditahan.

Mereka ditahan di penjara Polisi Militer Kodam (Pomdam) XVII/Cendrawasih, Papua. Sejauh ini, pihak polisi militer telah menetapkan keenam prajurit tersebut sebagai tersangka.

“Di tahanan Pomdam Cendrawasih,” ujar Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Danpuspomad) Letnan Jenderal Chandra W Sukotjo saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin (29/8/2022) sore.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas