Tribun

Polisi Tembak Polisi

Bripka Ricky Rizal Sudah Buka-bukaan Kasus Tewasnya Brigadir J, Kini Pasrah Nasibnya di Polri

Menyusul Bharada E, Bripka Ricky Rizal sudah buka-bukaan terkait kasus tewasnya Brigadir J, dia sudah mengubah keterangan dan mengaku bicara jujur.

Penulis: Theresia Felisiani
zoom-in Bripka Ricky Rizal Sudah Buka-bukaan Kasus Tewasnya Brigadir J, Kini Pasrah Nasibnya di Polri
Kolase Tribunnews/TribunBanyumas.com
Kolase Foto Brigadir RR (Lingkaran merah) ditetapkan sebagai tersangka kasus tewasnya Brigadir J. Terungkap ini sosok Bripka RR, ajudan Ferdy Sambo yang jadi pengikut setia sejak Ferdy Sambo bertugas di Polres Brebes. Rumah Brigadir RR di Tegal kini sepi tak berpenghuni.  Menyusul Bharada E, Bripka Ricky Rizal sudah buka-bukaan terkait kasus tewasnya Brigadir J, dia sudah mengubah keterangan dan mengaku bicara jujur. Kini pasrah nasibnya di Polri jika dipecat. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua tersangka kasus tewasnya Brigadir J sudah buka-bukaan.

Mengikuti jejak Bharada E, kini Bripka Ricky Rizal mulai "bernyanyi".

Bripka Ricky Rizal tak lagi mengikuti skenario Ferdy Sambo.

Setelah bertemu dengan istri dan adik kandungnya, Bripka Ricky Rizal langsung mengubah keterangannya.

Sejumlah pengakuan dari Bripka Ricky Rizal mulai dari peristiwa Magelang hingga saat detik-detik penembakan sudah dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Bahkan Bripka Ricky Rizal pun mengaku siap menghadapi Ferdy Sambo di pengadilan.

Menyoal nasib karirnya di Polri, Bripka Ricky Rizal pasrah, termasuk jika sampai dipecat.

Bripka Ricky Rizal Pasrah Jika Nantinya Dipecat dari Polri

Bripka Ricky Rizal mengaku tidak bersalah di balik kasus kematian Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Bahkan, Bripka Ricky Rizal siap menghadapi sidang offline bertemu dengan Irjen Ferdy Sambo.

Hal ini disampaikan oleh Pengacara Bripka Ricky Rizal, Erman Umar.

Erman Umar menyatakan bahwa kliennya merupakan korban dari keadaan.

Sebaliknya, Bripka Ricky Rizal tak pernah ikut dalam perencanaan pembunuhan Brigadir J.

"Penyesalan apa? dia di kejadian ini pasti apa-apa, tapi kan dikejadian ini bukan dia perbuat. Dia korban keadaan. Ya kan? Kan nggak mungkin dia membayangkan ini. Nggak mungkin dia kecuali ada perencanaan dia akan ditembak di sana. Ini kan nggak," kata Erman kepada wartawan, Jumat (9/9/2022).

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas