Tribun

Mantan Ketua Umum PBNU Ini Ingin Perbanyak Ceramah-ceramah Agama di Televisi

Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof Dr KH Said Aqil Siroj ingin memperbanyak ceramah-ceramah agama.

Penulis: Malvyandie Haryadi
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Mantan Ketua Umum PBNU Ini Ingin Perbanyak Ceramah-ceramah Agama di Televisi
Istimewa
Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof Dr KH Said Aqil Siroj ingin memperbanyak ceramah-ceramah agama pada pagi hari di televisi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof Dr KH Said Aqil Siroj ingin memperbanyak ceramah-ceramah agama pada pagi hari di televisi.

Hal itu dikatakan Said Aqil, usai dilantik Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo sebagai Komisaris Utama PT MNC Televisi Network (iNews) dan PT MNC Portal Indonesia (MPI), Rabu (14/9/2022).

"Betul-betul perilaku si penceramah itu bisa ditiru, jadi panutan."

"Untuk media, selalu menjauhi berita-berita yang isinya hoaks atau adu domba," ujar Said Aqil di MNC Conference Hall, iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu, lewat keterangan tertulis.

Baca juga: Said Aqil Siradj Minta LPOI Bersikap Netral Hadapi Tahun Politik

Said Aqil mengaku bersyukur ditunjuk Hary Tanoesoedibjo sebagai komisaris utama.

"Saya mendapatkan kehormatan diajak Pak Hary Tanoe bergabung di MNC Group, apalagi sebagai komisaris utama," katanya.

Ia berharap kehadirannya di MNC Group dapat membawa faedah dan berkah, terutama di bidang pemberitaan dan informasi dalam mencerdaskan bangsa.

"Semakin mengangkat martabat bangsa ini, bangsa yang beradab, berbudaya, dan berkarakter," harap Said Aqil.

Said Aqil membawa banyak kemajuan dengan berbagai terobosannya, selama menjabat Ketua Umum PBNU.

Said Aqil memimpin organisasi muslim terbesar di Indonesia, bahkan salah satu organisasi Islam paling berpengaruh di dunia, selama dua periode, 2010-2015 dan 2015-2020.

The Muslim 500, survei yang dibentuk The Royal Islamic Strategic Studies Centre yang berafiliasi dengan Royal Aal al-Bayt Institute for Islamic Thought di Amman, Yordania, menempatkan Said Aqil di posisi 19 dari 50 tokoh muslim paling berpengaruh di dunia pada 2022.

"Ya, jadi kami mengucapkan terima kasih, apresiasi yang sangat luar biasa kepada Pak Said Aqil."

"Karena berkenan menjadi komisaris utama di dua perusahaan yang fokusnya di pemberitaan, baik TV, portal, social media, radio, dan juga streaming platform," tuutr Hary Tanoesoedibjo usai melantik Said Aqil.

Baca juga: Airlangga Hartarto, Hary Tanoe, dan Susi Pudjiastuti Gelar Pertemuan, Bahas Soal Pemilu 2024?

Hary yakin keberadaan Said Aqil akan memberikan nilai tambah yang sangat luar biasa, karena wawasan kebangsaan dan juga ketokohannya sebagai ulama yang sangat luar biasa.

"Jadi, mudah-mudahan bisa membawa perubahan dan kenapa di basis berita? Karena itu merupakan media untuk masyarakat ya, untuk pemahaman yang benar," tegas Hary.

Hary mengakui saat ini Indonesia dalam krisis informasi. Untuk menjadi bangsa yang besar, katanya, harus ada kejujuran dan konstruktif dalam membangun pemberitaan.

Dengan begitu, masyarakat perlu dibekali sesuatu yang baik, sehingga dapat
bergandengan tangan bersama-sama membangun Indonesia yang diidam-idamkan.

"Jadi, saya sangat optimistis beliau akan membawa angin segar bukan hanya ke MNC, secara umum, tapi juga kepada Bangsa Indonesia," ucap Hary. (*)

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Jabat Komisaris Utama MNC Group, Said Aqil Siroj Ingin Perbanyak Ceramah Agama di Media

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas