Tribun

AHY Klaim BLT adalah Program Kebijakan SBY yang Sukses Jadi Penyangga Utama Daya Beli Masyarakat

Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Sebut BLT Era SBY Sukses, BLT dapat menjadi penyangga utama daya beli masyarakat.

Penulis: Galuh Widya Wardani
Editor: Sri Juliati
zoom-in AHY Klaim BLT adalah Program Kebijakan SBY yang Sukses Jadi Penyangga Utama Daya Beli Masyarakat
Tangkap Layar Kompas Tv
Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Sebut BLT Era SBY Sukses, BLT dapat menjadi penyangga utama daya beli masyarakat. 

TRIBUNNEWS.COM - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengklaim produk kebijakan zaman pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yakni Bantuan Langsung Tunai (BLT), terbukti tepat.

Pasalnya, hingga saat ini program pemberian bantuan langsung tunai masih terus digunakan sebagai salah satu cara dalam memberikan bantuan kepada masyarakat di pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

Dampaknya, kata AHY, BLT dapat menjadi penyangga utama daya beli masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan AHY saat mengomentari naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia yang akhirnya membuat rakyat kesusahan.

Baca juga: Banggakan Pembangunan Era SBY, AHY Sindir Rezim Jokowi Hanya Gunting Pita Proyek SBY

"Demokrat mengerti ada persoalan dengan kesehatan APBN dan Ruang Fiskal Negara."

"Karena itu pemerintah perlu mengurangi subsidi BBM."

"Namun, di sisi lain Demokrat juga sangat mengerti kondisi sosial ekonomi masyarakat kita yang tengah menghadapi tekanan berat."

"Sesungguhnya ada banyak cara untuk menaikkan fiskal selain menaikkan harga BBM."

"Misalnya dengan melakukan realokasi anggaran, penentuan prioritas, termasuk penundaan sejumlah proyek nasional yang tidak sangat mendesak," kata AHY saat Puncak Rapimnas Partai Demokrat yang ditayangkan di Kompas Tv, Jumat (16/9/2022).

Namun, kenyataannya sekarang harga BBM naik.

Demokrat, lanjut AHY, pun memberikan dua solusi.

Baca juga: Pidato AHY di Rapimnas: Rakyat Merindukan SBY dan Kepemimpinan Demokrat

Baca juga: Cerita SBY kepada Adhyaksa Dault soal Lukisannya Beraliran Realisme Plus hingga Presidensi G20

"(Yang pertama) bantuan rakyat yang ekonominya lemah (BLT), jumlahnya harus cukup, tepat sasaran dan bebas politik."

"BLT, produk kebijakan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dulu ditentang oleh sebagian kalangan, justru sekarang ditiru dan terbukti menjadi penyangga utama daya beli masyarakat," lanjut AHY.

Namun, apabila harga minyak mentah dunia turun, maka pemerintah seharusnya juga menurunkannya.

"Kedua alasan untuk menaikkan BBM juga harus tepat, yakni jika harga minyak mentah dunia turun, maka turunkan kembali harga BBM kita, jangan sebaliknya," jelas AHY.

Sontak ia pun mendapat tepukkan tangan dari para anggota yang mengikuti Puncak Rapimnas Partai Demokrat itu.

(Tribunnews.com/Galuh Widya Wardani)

Wiki Terkait

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas